JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Diterjang Angin Kencang, Pos Polisi Solid Profesional di Exit Tol Sragen Ambyar Total. Satu Warung Makan dan Peternakan Ayam Juga Ambruk, Kerugian Ratusan Juta

Kondisi papan di pos polisi exit tol Pungkruk, Sidoharjo, Sragen ambyar setelah diterjang angin kencang, Sabtu (10/10/2020) petang. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang Sragen, Sabtu (10/10/2020) petang juga menimbulkan sejumlah kerusakan.

Salah satunya, pos polisi Solid Profesional Handal di exit Tol Pungkruk, Sidoharjo, ambyar ambruk total. Bangunan parkir di bagian timur pos lantas itu roboh total diterjang dahsyatnya angin.

Insiden itu terjadi sekira pukul 15.10 WIB bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur. Kekuatan angin yang begitu kencang rupanya membuat pertahanan bangunan parkiran pos lantas itu tak cukup kuat menahan.

Walhasil, pos lantas berukuran sekitar 2 x 4 meter itu ambruk total dan puingnya berserakan. Beruntung saat kejadian kondisi pos dalam keadaan kosong sehingga tidak ada korban jiwa.

Baca Juga :  Terlena Pesan Sate, Pejabat Dinas di Sragen Harus Tekor Nomboki Uang Kantor Rp 80 Juta. Kadinas: Itu Sudah Risiko!

Pun dengan situasi di depannya juga tak banyak kendaraan yang melintas sehingga terhindar dari serpihan reruntuhan.

Saat bersamaan, terjangan angin juga meluluhlantakkan sebuah warung makan milik Suwardi (42) di Dukuh Sapen RT 16, Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Sragen.

Warung makan di tepi jalan itu juga roboh hingga mengakibatkan kerugian sekitar Rp 15 juta. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Masih di lokasi yang sama, sebuah kandang ayam di Dukuh Sapen RT 4, Desa Tanggan juga porakporanda diterjang kencangnya angin. Hingga berita ini diturunkan, kerugian masih dalam penaksiran.

Baca Juga :  Tak Tahan Lihat Video Saru Istri Diduga Main Gituan Sama Beberapa Pria di Depan Anak, Warga Mojo Sragen Nekat Lapor Polisi. Ungkap Tiap Main Selalu Direkam 

Sekda Sragen, Tatag Prabawanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya dari laporan yang diterima, selain menumbangkan 10 pohon besar, angin memang merobohkan sejumlah bangunan dan fasilitas publik.

Di antaranya pos lantas Exit Tol Pungkruk, sebuah warung makan dan kandang ayam di Sapen Tanggan Gesi. Namun ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian robohnya tiga bangunan itu.

“Kerugian masih dalam penaksiran. Diperkirakan mencapai Rp 100an juta rupiah. Tadi begitu kejadian, tim relawan bersama elemen gabungan langsung bergerak terjun di lapangan untuk melakukan evakuasi. Namun tidak ada korban jiwa,” tuturnya. Wardoyo