JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Polri: 5.918 Pembuat Ricuh Demo Omnibus Law Ditangkap, 240 di Antaranya Masuk Penyidikan

Irjen Argo Yuwono. Dok Polri
madu borneo
madu borneo
madu borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 5.918 orang yang diduga membuat ricuh dalam aksi unjuk rasa UU Cipta Kerja ditangkap. Dari jumlah itu, 240 orang di antaranya tekah naik status ke penyidikan.

Demikian dikatakan oleh Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono.

“Atau dengan kata lain dilakukan proses pidana. Sementara 153 orang masih dalam proses pemeriksaan, 87 orang sudah dilakukan penahanan,” ucap Argo melalui keterangan tertulis, Sabtu (10/10/ 2020).

Baca Juga :  BNI Syariah, Syariah Mandiri dan BRI Syariah Bakal Merger demi Masuk Jajaran Top 10 Bank di Indonesia

Argo mengklaim penegakan hukum terhadap para demonstran yang diduga melakukan tindakan anarkis, adalah upaya Polri menjaga wibawa negara sekaligus memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat.

“Negara tidak boleh kalah oleh premanisme dan intoleransi,” kata Argo.

Baca Juga :  Ekonom ke Jokowi: Pemerintah Tengah Mewariskan Utang ke Generasi Penerus

UU Cipta Kerja resmi disahkan DPR dalam Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang I Tahun Sidang 2020-2021 pada 5 Oktober.

Buntut dari pengesahan ini, massa di sejumlah wilayah di Indonesia pun turun dan melayangkan protes kepada pemerintah sebagai bentuk penolakan.

www.tempo.co