JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

IKA UNS Dorong Peran Koperasi sebagai Solusi Perekonomian di Masa Pandemi

Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menghadirkan Alumni yang pernah aktif menjadi pengurus Koperasi Mahasiswa (Kopma) UNS untuk menjadi narasumber dalam Wedangan ke-25 secara daring yang digelar pada Kamis (1/10/2020). Humas UNS
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menghadirkan Alumni yang pernah aktif menjadi pengurus Koperasi Mahasiswa (Kopma) UNS untuk menjadi narasumber dalam Wedangan ke-25 secara daring. Dengan mengangkat topik `Peran Koperasi dalam Mendukung Perekonomian di Era Pandemi Covid-19`, wedangan ini digelar pada Kamis (1/10/2020).

Dalam wedangan tersebut, turut dihadiri oleh Wakil Ketua Umum IKA UNS Pusat, Prof. Zudan Arif Fakrulloh dan dibuka oleh Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho, S.H., M.Hum.

Belajar dari sejarah bahwa Indonesia pernah mengalami resesi. Ketika itu UMKM dan Koperasi memiliki andil untuk memulihkan kondisi perekonomian Indonesia. Sehingga pada tahun ini, diharapkan UMKM dan Koperasi bisa kembali mendorong perekonomian negara tetap stabil.

“Webinar ini sangat menginspirasi karena jejak langkah alumni Kopma UNS harus bisa mewarnai dan bisa mengendalikan ekonomi Indonesia yang terus-menerus menurun karena Covid-19,” imbuh Prof. Jamal dalam rilis, Jumat (2/10/2020).

Kemudian A. Iskandar Zulkarnain, S.E., M.M (FEB 1982) yang saat ini bertugas sebagai Executive Board Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyampaikan pengantar diskus terkait perjalanan dari Kopma di Indonesia khususnya awal mula Kopma UNS.

Baca Juga :  UNNES Kerjasama Dengan Puskesmas Jatisrono I Wonogiri Terbitkan Booklet Siaga Corona Alias BOSICO, Ternyata Untuk Mencegah Penyebaran COVID-19

Lebih lanjut Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi & Usaha Kecil Menengah (Kemenkop & UKM), Ahmad Zabadi, S.H., M.M., (FH 1987) menjelaskan peluang dan tantangan yang dihadapi oleh Koperasi dan UKM (KUKM) pada masa Pandemi Covid-19.

Peningkatan transaksi ekonomi berbasis digital dilihat oleh Kemenkop & UKM sebagai peluang bagi koperasi untuk mengimplementasikannya. Pada tanggal 10 Oktober 2020 ini, Kemenkop & UKM berencana akan meluncurkan koperasi go digital sebagai respon terhadap perubahan perilaku konsumen.

Hadir alumni Kopma UNS dari Fakultas Kedokteran (FK) 1981, dr. Mohammad Syahril Mansyur, Sp.P., MPH. selaku Direktur Utama RSPI Sulianti Sarosa menyampaikan strategi dari bidang kesehatan yaitu 3M dan 3T. 3M terdiri dari Mencuci tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak sedangkan 3T adalah Tracing, Testing, dan Treatment.

Selanjutnya topik `Membangun Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul untuk Melewati Masa Pandemi Covid-19` disampaikan oleh Arifin Susanto, S.E., M.Sc. (FEB 1986) yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pelaksana SDM Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kemudian Kaspiyah, S.H., M.M., (FH 1985) selaku Executive Vice President (EVP) Kepala BRI Semarang menyampaikan `Peran BRI Dalam Perekonomian di Era Pandemi`.

Baca Juga :  Mahasiswa FKIP UNS Raih Juara 1 Desain Poster Nasional

Dalam pemaparannya, Kaspiyah menyampaikan sepakat dengan Arifin terkait inovasi yang harus dilakukan oleh perbankan di masa depan yaitu melakukan digitalisasi. Hal tersebut harus ditunjang dengan konsistensi dalam mengedukasi masyarakat supaya bisa beradaptasi.

“Karena mengajari masyarakat juga butuh waktu, butuh tenaga kerja yang banyak. Jadi untuk mengenalkan digital banking tidak mudah di desa-desa itu,” imbuh Kaspiyah.

Terakhir diskusi ditutup dengan penyampaian materi `Strategi Koperasi di Tengah Pandemi : Beraptasi atau Mati` oleh Dr. Agung Sujatmoko, S.Pd., M.M. (FKIP 1988) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin). Beliau menyampaikan jika saat ini terdapat lima pilar untuk memperkuat ekonomi rakyat dalam hal ini koperasi yaitu peningkatan kapasitas, penguatan modal, penguatan bisnis, penguatan manajemen dan regulasi. Prihatsari