JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tambah 3 Warga Positif Baru, Jumlah Kasus Covid-19 Sragen Hari Ini Naik Jadi 556 Kasus. Berasal dari Gemolong dan Sidoharjo, Sudah 72 Warga Meninggal Dunia

Situasi Covid-19 Sragen, Sabtu (3/10/2020). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Kasus corona virus atau covid-19 di Sragen kembali mengalami peningkatan. Hari ini, Sabtu (3/10/2020) grafik kasus covid-19 meledak lagi dengan tambahan 3 warga terpapar covid-19.

Tambahan itu melambungkan kasus covid-19 Sragen menjadi 556 kasus.
Data yang dirilis Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Sabtu (3/10/2020) petang, mencatat ada tambahan 3 pasien positif.

“Hari ini ada tambahan 3 kasus positif baru. Hasil swab keluar hari ini dan dinyatakan positif terkonfirmasi covid-19,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, Sabtu (3/10/2020).

Tatag menguraikan dari 3 warga yang positif hari ini, dua di antaranya merupakan pasien pelaku perjalanan.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Saradan Karangmalang Dinihari Tadi, Pemotor Tiger Tewas Mengenaskan Gasak Pohon di Tepi Jalan. Motornya Ringsek, Jasad Korban Tergeletak Penuh Luka

Tiga pasien positif baru itu masing-masing berinisial S (48) asal Kedawung, AWW (27) asal Sidoharjo dan MAM (20) dari Gemolong.

AWW dan MAM diketahui merupakan pelaku perjalanan. AWW sebelumnya terlacak melakukan perjalanan dari Karanganyar sedangkan MAM baru pulang dari Kalimantan Selatan.

“Kondisi mereka sehat, tanpa gejala dan diisolasi di Technopark,” terang Tatag.

Dengan tambahan 3 kasus baru, maka jumlah total kasus positif covid-19 hari ini naik menjadi 556.

Rinciannya, 83 pasien dirawat, 448 sembuh dan 25 pasien meninggal dunia positif covid-19.

Baca Juga :  Pembangunan Hotel Front One Sragen Dibanjiri Protes Warga. Sudah Bikin Pagar Mawut, Kompensasi Pun Tak Ada!

Sementara jumlah suspek juga mengalami tambahan 2 sebanyak orang. Dari sebelumnya 273 menjadi 275 orang hari ini.

Rinciannya, 17 orang dirawat, 214 sembuh dan 44 pasien meninggal dunia. Kemudian ada 27 warga isolasi mandiri dan 448 terlacak kontak erat.

Sementara jumlah total warga yang meninggal tercatat mencapai 72 orang. Rinciannya 44 suspek, 25 positif, 1 ODP asal Jati Sumberlawang, 1 PP balita asal Kedawung dan satu pasien positif sembuh lalu meninggal asal Sribit Sidoharjo.

Tatag yang juga Sekda Sragen sangat berharap warga makin waspada dan menaati protokol kesehatan. Wardoyo