JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kabupaten Semarang Prioritaskan Anggaran untuk Tempat Ibadah dan Keagamaan

Ilustrasi masjid. Pixabay

UNGARAN, JOGLOSEMARNEWS.COM — Meski sebagian besar dana APBD Kabupaten Semarang dialihkan untuk penanganan Covid-19, namun hibah untuk rumah ibadah tetap disalurkan.

Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Semarang HM Risun mengatakan, Pemerintah Kabupaten Semarang telah menganggarkan dana Rp6 miliar untuk 600 titik tempat ibadah dan pendidikan keagamaan.

“Saat ini sedang proses persiapan pencairan dengan melengkapi berkas. Diharapkan pada bulan ini sudah bisa ditransfer ke rekening pengelola tempat ibadah dan tempat pendidikan keagamaan,” terangnya usai mendampingi Bupati Semarang berdialog dengan para calon penerima hibah di Aula Kantor Kecamatan Tuntang, Rabu (21/10/2020).

Baca Juga :  Jateng Banyak Dilirik Investor Turki, Ganjar: Potensi Kerja Sama dengan Turki Sangat Menjanjikan

Disampaikan, tempat ibadah yang mendapat hibah pada tahun ini antara lain masjid, musala, madrasah diniyah, gereja dan tempat ibadah penghayat kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang tersebar di 19 kecamatan.

Bupati Semarang Mundjirin berharap, bantuan senilai masing-masing Rp10 juta itu dapat digunakan secara efektif.

“Gunakan untuk memperbaiki tempat wudu atau tempat ibadah lainnya. Semoga dapat menambah kekhusyukan warga saat beribadah,” kata bupati.

Baca Juga :  Rapid Test Antigen Ilegal Beredar Luas di Jateng. Polda Berhasil Bekuk Penjual, Kurun 5 Bulan Raup Untung Rp 2,8 M

Menurutnya, perlu disyukuri, karena hibah tempat ibadah masih bisa disalurkan. Sebab, beberapa dana pembangunan, di antaranya bedah rumah dan perbaikan jalan harus dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Pada kesempatan itu, bupati mengingatkan, agar para tokoh agama untuk membantu Pemkab Semarang menangani penyebaran virus Corona. Antara lain dengan mengajak warga untuk menerapkan protokol kesehatan di kegiatan ceramah agama. P Yoga| Satria Utama