JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kampanye Sehat, Mbak Yuni Blusukan Sapa Warga di 9 Desa Kecamatan Masaran Lewat Gowes. Bagi-Bagi Ribuan Masker dan Kaos, Simak Ini Pesan Pentingnya!

Cabup Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati saat menyapa warga dalam kegiatan kampanye blusukan desa lewat gowes di Kecamatan Masaran, Minggu (4/10/2020) pagi. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Calon bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyapa warga di sembilan desa di wilayah Kecamatan Masaran lewat acara gowes atau bersepeda, Minggu (4/10/2020) pagi.

Acara bersepeda bersama itu digelar sebagai bagian kegiatan yang dilakukannya untuk mengisi masa kampanye Pilkada Sragen.

Didampingi keluarga dan jajaran tim pemenangan, Cabup petahana yang akrab disapa Mbak Yuni itu bersepeda sejauh 23 kilometer dengan rute keliling 9 desa di Masaran sejak pukul 06.00 WIB.

Ada Ketua Tim Pemenangan sekaligus Ketua DPC PDIP Sragen, Untung Wibowo Sukowati, Sekretaris Fraksi PDIP asal Masaran Sugiyamto dan jajaran pengurus PAC dan relawan yang mengikuti gowes itu.

Namun, untuk menjaga protokol kesehatan, rombongan terpaksa dibatasi hanya 20 orang. Sedangkan sisanya berpencar melakukan gowes ke beberapa lokasi.

Di sepanjang perjalanan, Yuni tak lupa menyapa warga yang sebagian sudah menanti di pinggir jalan. Di setiap desa yang dilintasi, ia juga menyempatkan singgah menemui beberapa tokoh masyarakat.

Di antaranya, Pak Pono, tokoh nasionalis sekaligus Korcam asal Kauman Desa Masaran. Selain memohon dukungan di Pilkada, Mbak Yuni berpesan untuk senantiasa menjaga kondusivitas, semangat gotong royong dan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Tewas Kecelakaan, Arjun Ternyata Anak Keluarga Kurang Mampu. Orangtuanya Hanya Buruh Jayengan, Kakaknya Habis Operasi

“Mohon dukungannya njih Pak nanti tanggal 9 Desember. Jangan lupa ajak keluarga, kerabat, sanak saudara dan tetangga untuk datang ke TPS dan mencoblos yang ada gambar calonnya. Supaya Sragen lebih sejahtera dan maju lagi,” ujar Yuni.

Mbak Yuni saat menyambangi tokoh di Masaran di sela acara gowesnya dengan tetap menaati protokol kesehatan dan jaga jarak. Foto/Wardoyo

Selain Pono, beberapa tokoh yang disambangi di antaranya Koko Subandrio, tokoh PSHT Masaran, Ratman tokoh asal Desa Jati dan beberapa nama lainnya.

Di hadapan para tokoh itu, Yuni juga berpesan untuk menghindari gesekan dan tetap menjaga kerukunan di masyarakat. Di sepanjang rute, ia dan tim juga menyempatkan membagikan masker dan kaos bergambar Yuni-Suroto kepada warga.

Sambutan hangat datang dari hampir semua warga yang dilintasi. Bahkan tak sedikit warga yang meminta foto bareng meski harus dibatasi karena alasan jaga jarak dan protokol kesehatan.

“Senang bisa menyapa warga dan dengan gowes begini, badan jadi sehat. Yang terpenting di situasi pandemi seperti ini adalah jaga kesehatan, jaga jarak dan pakai masker,” tandasnya.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tol Sragen, Ketua DPC Gerindra dan Wakil Ketua DPRD Pekalongan Tewas Saat Hendak Kunker ke Jatim

Acara gowes sendiri berakhir di Desa Dawungan setelah menyambangi tokoh setempat. Humas Tim Pemenangan Yuni-Suroto sekaligus Bendahara DPC PDIP Sragen, Sugiyamto mengatakan agenda kampanye di Masaran tadi pagi sengaja memilih acara gowes.

Selain menyehatkan, gowes dinilai lebih efektif sebagai sarana berkeliling menyapa warga tanpa harus menciptakan kerumunan.

“Tadi sebenarnya banyak warga yang mau ikut rombongan, tapi demi menaaati protokol kesehatan, akhirnya dibatasi rombongan tak lebih dari 20 sepeda saja. Yang lain mencar,” terangnya.

Ia mengapresiasi sambutan masyarakat yang cukup bagus di setiap rute desa yang dilalui. Hal itu ditandai banyaknya warga yang menyambut, baik di tepi jalan maupun dengan kegiatan senam maupun kerja bakti.

Menurutnya, dalam kampanye sederhana lewat gowes tadi pagi, ada ribuan masker yang dibagikan ke warga. Kampanye lewat gowes akan terus digelar per kecamatan sampai 20 kecamatan.

“Karena masa pandemi memang tak bisa leluasa melakukan kampanye atau sosialisasi. Yang jelas dengan gowes ini akan meningkatkan imun dan kesehatan serta tidak menciptakan kerumunan,” tandasnya. Wardoyo