JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Lelah Pawai, Akhirnya 4 Calon Pengantin Sah di Atas Sepeda . Tugas Pertama Membagi Masker di Jalanan dalam Event Nikah Bareng 3M

Para calon pengantin asyik mengikuti pawai sepeda tetap berpatokan sesuai protokol kesehatan. istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Para calon pengantin asyik mengikuti pawai sepeda tetap berpatokan sesuai protokol kesehatan. istimewa

 

Wajah bahagia terpancar dari empat pasang calon pengantin yang siap mengikuti pawai sepeda Kamis, (08/10/2020) pagi tadi. Bersama-sama panitia dan penyelenggara Nikah Bareng 3M, para calon mempelai terlihat bersemangat bersepeda. Menempuh rute sekitar 2 km, start dari Hotel Bifa jalan Perintis Kemerdekaan, mereka menuju KUA Kotagede Yogyakarta. Lengkap dengan make up yang indah, busana pengantin yang mewah, pawai para calon pengantin tersebut menyita perhatian masyarakat.

Tetap mengikuti protokol kesehatan 3 M di tengah pandemi Covid 19, semua peserta Nikah Bareng dan crew yang terlibat wajib mencuci tangan, mengenakan masker serta menjaga jarak, baik sewaktu pawai sepeda hingga ijab qobul.

Begitu juga sampai di KUA Kotagede, dilakukan pengecekan suhu tubuh, mewajibkan pemakaian handsanitizer (cuci tangan) kepada semua yang hadir oleh tim Puskesmas Kotagede bersama Pol PP, Polisi dan TNI.

Selanjutnya, prosesi ijab qobul unik pun dilakukan bergantian di atas sepeda. Dua pasang pengantin masuk lebih dahulu ke halaman KUA Kotagede, sementara dua pasang lainnya menunggu di Pendopo Kecamatan Kotagede.

Baca Juga :  Buat Tutorial Penjernihan Air Kapur, Santriwati Asal Gunungkidul Ini Juara I Nasional

Empat pasang pengantin yang berkesempatan mengikuti lauching Nikah Bareng 3M dalam rangka HUT kota Jogja ke-264 ini adalah  Sri Wulandari (50th), Gondokusuman, Jogja, &  Ariasta Putra Hendarta (25 th), Kotagede,YK, pasangan Maimunah (51 th) , Pakualaman, Jogja, dan Savana Ardi Hudaya (42 th), Umbulharjo, Jogja. Lintas kabupaten adalah pasangan Ani Rohayati (31 th), Caturharjo, Sleman dan Awal Ahmadi (45 th), Tempel, Sleman  serta Ambar Eknosari (27 th), Ponjong, Gunungkidul dan Sukoco (32 th), Playen, Gunungkidul.

Para calon pengantin kompak bersiap-siap pawai sepeda.istimewa

“Dalam Prosesi Launcing Nikah Bareng 3 M ini dilakukan ijab bergantian dengan manten, saksi dan penghulu di atas sepeda. Mahar seperangkat alat sholat dan masker 264 buah sesuai angka HUT Jogja,”terang Ketua Fortais & Nikah Bareng Nasional RM. Ryan Budi Nuryanto kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Imbuh Ryan, kami kembali mempersembahkan Nikah Bareng 3M sekaligus ikut menyemarakan momentum HUT Kota Yogyakarta ke- 264. Acara yang bertema Manten Bergerak 3M, di tengah Pandemi untuk Indonesia ini persembahan dari FORTAIS ( Forum Ta’aruf Indonesia) Sewon, Bantul dan KUA Kotagede Yogyakarta didukung Pemerintah Kota Yogyakarta.

Baca Juga :  Banjir Hanyutkan 2 Jembatan di Kulonprogo

Usai sah dinikahkan, para pengantin memulai tugas pertamaya sebagai Duta protokol kesehatan dengan membagikan 264 masker yang sudah mereka dapatkan sebelumnya kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Pernikahan ini, diharapkan Ryan dapat menjadi media pembelajaran pertama tentang disiplin protokol kesehatan, dan menciptakan keluarga baru yang berkarakter Indonesia sebagai Duta Protokol Kesehatan.

Tugas pertama para pengantin sebagai Duta Protokol Kesehatan Nikah Bareng 3M yakni membagikan masker kepada masyarakat.istimewa

“Ya, nantinya kita bisa saling mengingatkan, saling menjaga dan saling menguatkan dimulai dari lingkungan keluarga kita, sadar akan bahaya penyebaran covid-19 kalau tidak mematuhi protokol kesehatan yang sudah diatur oleh Pemerintah,”tukasnya.

Nikah Bareng kali ini adalah serie ke- 6 yang digelar ditengah Pandemi untuk meringankan beban  masyarakat untuk menikah sesuai dengan protokol kesehatan. “Kami juga menyatukan tekad bersama 8500 pasang Alumni Golek Garwo dan Nikah Bareng untuk mengkampayekan 3 M (mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak) dalam kehidupan tatanan baru (normal baru) ini.” Pungkas Ryan. # Kiki Dian