JOGLOSEMARNEWS.COM Umum

Madu Borneo87 Mujarab untuk Sembuhkan Asam Urat

Nunuk Dewi Murtiningsih, penderita asam urat yang sembuh setelah mengonsumsi madu Borneo87 / dok pribadi

Siapapun, ketika menderita asam urat tentu akan merasa kesakitan, tersiksa dan jengkel lantaran aktivitasnya terganggu.

Hal itu tidak mengherankan, karena penyakit asam urat merupakan kondisi yang bisa menyebabkan gejala nyeri tak tertahankan.

Rasa sakit itu dibarengi dengan pembengkakan serta adanya rasa panas di area persendian. Padahal, hampir semua sendi di tubuh berisiko terkena asam urat.

Kondisi itu pula yang dirasakan oleh Nunuk Dewi Murtiningsih (58). Warga Jalan Aster No. 35, Wonosari, Gunungkidul ini sudah empat tahun menderita asam urat.

“Kalau saatnya kambuh, rasa sakitnya tak tertahankan lagi. Sampai kedua tumit saya ini bengkak. Terutama yang kanan, bengkaknya lebih besar,” ujar Nunuk.

Selain kedua tumitnya bengkak, ruas-ruas jari tangannya juga kaku dalam posisi menekuk dan susah diluruskan.

Berkali-kali penyakitnya selalu kambuh meski sudah mendapat resep obat secara medis. Sampai kemudian, ia dikenalkan dengan madu Borneo87. Ia pun mencobanya, siapa tahu cocok. Toh, pikirnya, madu tidak mengandung unsur kimia.

Ia pun mulai mengonsumsi madu Borneo87 dengan dosis 5 sendok makan pagi hari sebelum makan. Dan malam harinya 2 sendok makan, sebelum tidur. Dosis itu dilakukannya selama tiga hari berturut-turut.

“Setelah tiga hari, baru saya turunkan menjadi 3 sendok pagi dan 3 sendok malam hari,” ujarnya.

Kondisi serupa juga dialami oleh Nanik Ismarini (55). Warga Jalan Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah itu juga merasa tersiksa dengan asam urat yang dideritanya.

Demikian pula dengan Kuntoro dan Esti Komaningsih. Suami isteri warga Villa Pesona Asri Blok A17 No. 20, Belian, Batam Kota, Batam ini sama-sama menderita asam urat.

Pasangan suami isteri Kuntoro dan Esti Komaningsih sama-sama menderita asam urat, kini sembuh setelah mengonsumsi madu Borneo87 / dok pribadi

Penderitaan Kuntoro terhhitung sudah lebih lama daripada isterinya. Dan kondisi asam uratnya juga jauh lebih parah pada saat kambuh.

Keluhan Nanik Ismarini, Kuntoro maupun Esti Komaningsih pun hampir serupa dengan Nunuk Dewi Murtiningsih. Setiap kali asam uratnya kambuh, persendian dan bagian tumit membengkak, disertai rasa sakit yang luar biasa.

Namun, penderitaan Kuntoro dan isterinya perlahan-lahan mulai hilang sejak ia mengenal madu hutan Borneo87 pada bulan April 2020 kemarin.

Sebagaimana yang dilakukan oleh Nunuk, saat asam uratnya kambuh, Kuntoro mengonsumsi madu Borneo87 dengan dosis 5 sendok makan di pagi hari, sebelum makan.

“Malamnya saya minum 2 sendok makan sebelum tidur,” ujarnya.

Dosis 5 pagi dan 2 malam itu dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Selepas dari tiga hari, dosis diturunkan menjadi 3 sendok di pagi hari dan 2 sendok makan di malam hari. Sementara untuk penjagaan dosisnya hanya 1 sendok makan pagi dan 1 sendok makan malam hari.

“Insyaallah sekarang sudah membaik dan tidak sering kambuh lagi,” ujarnya. (*)