JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Makin Mengganas, Jumlah Kasus Covid-19 Karanganyar Tambah 16 Kasus  Hari Ini Jadi 569 Positif. Suspek Juga Tambah 24 Kasus

Peta sebaran situasi covid-19 Karanganyar, Sabtu (10/10/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hari ini, Sabtu (10/10/2020), jumlah kasus positif covid-19 di Bumi Intanpari kembali  meroket dengan tambahan 16 kasus positif baru.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek juga meroket 24 orang. Hingga hari ini, jumlah total warga meninggal dunia dengan status suspek covid-19, positif hingga probabel juga dilaporkan meningkat mencapai 116 orang.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Baca Juga :  Covid-19 Meledak di Sunggingan Miri, Total Tambah 10 Kasus Positif dan 1 Suspek Meninggal Hari Ini. Kasus Covid-19 Sragen Tembus 803 Kasus, Sudah 87 Warga Meninggal

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Sabtu (10/10/2020) petang ini, jumlah kasus positif covid-19 total mencapai angka 569.

Dari jumlah itu, 129 orang masih dirawat, 407 sembuh dan 36 meninggal dunia.
Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 2.074 pasien.

Dari jumlah itu, 1.942 orang dinyatakan selesai pantauan, 74 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.

Di sisi lain, jumlah warga yang meninggal dunia total terkait covid-19 hingga hari ini tercatat sudah mencapai 116 orang.

Rinciannya 36 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 22 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Awas, Hari Libur Panjang, Polisi di Karanganyar Bakal Dikerahkan 24 Jam Nonstop di Titik-Titik Ini untuk Awasi Pemudik dan Kendaraan Wisatawan. Ini Sasarannya!

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo