JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Pasien Covid-19 yang Sudah Sehat Bisa Bantu Sembuhkan Pasien Lain dengan Cara Donor Plasma Konvalesen. Inilah Alasannya

CEO PMI Solo, Sumartono Hadinoto. Foto: Istimewa
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

Sekretaris PMI Solo Sumartono Hadinoto istimewa1
CEO PMI Solo, Sumartono Hadinoto. Foto: Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM -Palang Merah Indonesia (PMI) Solo punya terobosan untuk membantu menyembuhkan pasien Covid-19. Caranya dengan menyediakan terapi alternatif dengan memanfaatkan donor plasma konvalesen dari pasien Covid-19 yang telah sembuh untuk diberikan kepada pasien yang terpapar virus corona.

Kepala Unit Donor Darah PMI Solo, Kunti Dewi Sarawati menjelaskan dalam terapi plasma konvalesen PMI Solo bekerja sama dengan sejumlah rumah sakit yang ada di wilayah Solo Raya. Tak hanya itu, PMI Solo juga menggandeng Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balibangkes) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk melakukan terapi plasma konvalesen.

Adapun rumah sakit yang sudah bekerja sama di antaranya RSUD Dr Moewardi Solo, RS Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan RSUP Dr Suraji Tirtonegoro Klaten.

“Terapi plasma konvalesen yang dilakukan PMI Solo telah membantu menyembuhkan pasien Covid-19 sebanyak sembilan kali. Adapun pasien yang dibantu penyembuhan dengan terapi meliputi pasien di RS UNS, RS Dr Moewardi Solo dan RSUP Dr Suraji Tirtonegoro,” ungkapnya.

Baca Juga :  Polsek Serengan Gagalkan Penjualan 600 Liter Ciu yang akan Dipasarkan di Salatiga dan Batang

Dari sembilan pasien itu, tujuh pasien bekerja sama dengan RS UNS dan RSUD Dr Moewardi Solo. Kemudian dua pasien bekerja sama dengan RSUP Dr Suraji Tirtonegoro Klaten.

Sedangkan terkait volume dan teknik pengambilan darah berbeda dengan donor darah biasanya. Untuk donor darah pengambilan darah dalam satu kantong darah lengkap sebanyak 350/450 ml. Sedangkan untuk plasmapheresin atau plasma konvalesen hanya diambil salah satu komponenya saja, yakni plasma.

“Plasmapheresi kami lakukan pengambilan sebanyak 500 ml, dengan pembangian 400 ml dibagi lagi menjadi dua kantor diberikan kepada pasien dan 100 ml untuk arisp,” ucap dokter Kunti.

Chief Executive Officer (CEO) PMI Solo, Sumartono Hadinoto menambahkan, PMI Solo merupakan salah satu yang bisa melakukan plasma konvalesen lantaran memiliki alat untuk apharesis. Untuk itu pihaknya menghimbau kepada para pasien Covid-19 yang sudah sembuh untuk menjadi donor plasma konvalesen melalui PMI Solo.

Baca Juga :  2 Pegawainya Positif Covid-19, Kampus ISI Solo Lockdown Hingga 28 November

“Sudah ada pasien covid-19 yang sembuh dan donor (plasma) hingga tiga kali karena untuk donor apheresis ini bisa dilakukan dua minggu sekali. Plasma ini bisa disimpan selama satu tahun,” katanya.

Sumartono menjelaskan pengambilan plasma konvalesen kepada pasien yang telah sembuh dari Covid-19 dilakukan lantaran sudah memiliki antibodi terhadap Covid-19.

Dengan adanya tranfusi plasma dari pasien yang telah sembuh kepada pasien yang sedang mengalami Covid-19 diharapkan antibodi pasien yang sudah sembuh itu bisa membantu melawan virus Corona ada di tubuh pasien tersebut.

Ia juga mengajak pasien Covid-19 yang sudah sembuh untuk bersedia membantu sesama pasien Corona yang masih dalam proses penyembuhan. “PMI Solo akan memfasilitasi dan bersama-sama melawan Covid-19,” katanya.(A Syahirul)