JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Presiden AS Donald Trump Positif Covid-19, Ini Delapan Pemimpin Negara yang Terinfeksi Virus Corona. Bukti Tidak Ada yang Kebal

Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara AS, Melania Trump. Foto: Reuters via Tempo.co

JOGLOSEMARNEWS.COM Tidak ada seorang pun yang kebal terhadap virus corona. Setiap orang bisa terinfeksi Covid-19, termasuk para pemimpin negara. Terkini, Presiden Amerika Serika Donald Trump, telah mengumumkan bahwa dirinya dan sang istri, Melania Trump, positif terinfensi virus corona.

Sebelum presiden AS berusia 74 tahun itu, sederet pemimpin negara juga sempat dilaporkan terpapar Covid-19. Berikut ini delapan pemimpin negara yang dinyatakan positif Covid-19:

1. Perdana Menteri Inggris Boris Johnson

Boris Johnson mengumumkan bahwa dirinya positif Covid-19 melalui unggahan di akun Twitter miliknya pada 27 Maret 2020 lalu. Dalam twitnya, Boris menuliskan bahwa dirinya merasakan gejala-gejala ringan dan setelah menjalani tes virus corona, hasilnya positif.

Ia pun menjalani isolasi mandiri sambil terus memimpin pemerintahan melalui konferensi video. Boris juga meminta agar masyarakat bisa patuh terhadap kebijakan pemerintah terkait pandemi tersebut agar situasi epidemi bisa cepat dilalui.

“Selama 24 jam terakhir saya merasakan gejala-gejala ringan dan mendapat hasil tes positif Virus Corona. Saya sekarang mengisolasi diri sendiri, tetapi saya akan terus memimpin respons pemerintah lewat konferensi video untuk melawan virus ini. Bersama-sama kita akan mengalahkan ini,” tulis PM Boris Johnson dalam twitnya.

2. Presiden Brazil Jair Bolsonaro

Presiden Brazil Jair Bolsonaro kembali dinyatakan positif Covid-19. Sebelumnya pemimpin sayap kanan tersebut pertama kali dinyatakan terinfeksi virus corona pada 7 Juli 2020 lalu. Ia pun menyatakan akan memperpanjang masa karantinanya hingga dua minggu sekaligus menunda rencana perjalanan yang akan datang.

Mengutip laman Channel News Asia, Jair Bolsonaro menuai kritikan tajam karena sebelumnya telah meremehkan pandemi dan mencela langkah-langkah social distancing. Bolsonaro juga sempat membandingkan virus itu dengan flu ringan, serta menyerang tindakan yang dilakukan di rumah dan pedoman lain dari pejabat kesehatan masyarakat.

Sebelum terinfeksi, Bolsonaro kerap terlihat berada di depan umum tanpa masker, berpelukan dan berjabat tangan dengan pendukungnya. Ia juga mendesak masyarakat untuk kembali bekerja meskipun penyebaran virus corona meluas dengan cepat.

Baca Juga :  Emak-Emak Pedagang Pisang di Pasar Gemolong asal Gawan Tanon Positif Terpapar Covid-19. Tertular dari Siswi SMA Depan Rumahnya, Dijemput Pakai Ambulans Puskesmas

3. Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez

Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez mengaku telah didiagnosis positif terpapar virus corona pada Juni 2020 lalu. Ia mengatakan mulai merasa tidak enak badan pada akhir pekan dan setelah menjalani tes dinyatakan positif Covid-19.

“Sebagai presiden negara dan warga negara yang bertanggung jawab, saya ingin menyampaikan bahwa selama akhir pekan saya mulai merasa tidak nyaman dan hari ini saya didiagnosis terinfeksi Covid-19,” kata Hernandez dalam pidato yang disiarkan televisi.

Dia mengatakan telah mengalami gejala ringan dan mulai menerima perawatan dan merasa lebih baik. Istri Hernandez dan dua pembantunya juga telah didiagnosis positif Covid-19 dan semua dirawat.

4. Presiden Guatemala Alejandro Giammattei

Pada September 2020, Presiden Guatemala Alejandro Giammattei mengatakan bahwa dirinya positif terinfeksi virus corona. Dalam pidatonya yang disiarkan media lokal, dirinya mengaku masih merasa sehat.

“Gejala saya sangat ringan. Sampai sekarang badan saya pegal, kemarin lebih sakit dari hari ini, seperti flu parah,” kata Alejandro.

“Saya tidak demam, saya sedikit batuk. Saya sibuk bekerja dari rumah,” ujarnya seperti dilansir dari AP.

5. Presiden Sementara Bolivia Jeanine Anez

Presiden sementara Bolivia, Jeanine Anez mengumumkan pada 9 Juli 2020 lalu bahwa dirinya telah dinyatakan positif Covid-19. Anez mengatakan dalam twitnya bahwa dia dalam keadaaan baik dan terus bekerja sambil dalam kondisi isolasi. “Bersama-sama, kita akan keluar dari ini,” katanya.

Mengutip Channel News Asia, Sabtu (3/10/2020) Anez mengatakan dia telah melakukan tes, mengingat banyak dari timnya jatuh sakit.

“Saya merasa sehat, saya merasa kuat, saya akan terus bekerja dari isolasi, dan saya ingin berterima kasih kepada semua warga Bolivia yang bekerja untuk membantu kami dalam krisis kesehatan ini,” ungkapnya.

6. Presiden Republik Dominika Luis Abinader

Presiden Republik Dominika yang baru terpilih, Luis Abinader, terjangkit dan pulih dari virus corona selama masa kampanye. Ia melakukan isolasi diri selama beberapa pekan sebelum pemilu negara itu digelar pada bulan Juli 2020 lalu.

Baca Juga :  Kecam Presiden Prancis, Khabib Nurmagomedov Unggah Foto Emmanuel Macron dengan Jejak Sepatu di Wajahnya

“Tenang saja, karena dengan rahmat Tuhan kita akan pulih dengan cepat,” kata Abinader dalam akun media sosialnya, dilansir Aljazirah.

Dokter yang menangani Abinader dan istrinya mengatakan Luis Abinader dan istrinya bukan pasien berisiko tinggi. Keduanya bahkan hanya menjalani isolasi di rumah.

7. Presiden Belarusia Alexander Lukashenko

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengaku dirinya terinfeksi virus corona tanpa menunjukkan gejala apapun pada Juli 2020. Namun kini dirinya telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

“Hari ini Anda berjumpa dengan seorang pria yang berhasil selamat dari virus corona. Para dokter kemarin menyimpulkan. Tanpa gejala,” kata Lukashenko saat pertemuan dengan militer, seperti dikutip dari kantor berita BELTA, pada 28 Juli 2020 lalu.

Lukashenko sebelumnya menepis kekhawatiran soal pandemi sebagai “psikosis” dan menyarankan orang mengonsumsi vodka atau melakukan sauna untuk melawan virus corona penyebab Covid-19.

8. Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Presiden AS, Donald Trump mengumumkan dirinya positif Covid-19 melalui akun Twitter miliknya pada Jumat (2/10/2020). Tidak hanya dirinya, ia menuliskan bahwa sang istri, Melania, juga terpapar virus corona.

“Saya dinyatakan positif Covid-19. Kami akan segera memulai proses karantina dan pemulihan. Kami akan melewati ini bersama. Ibu Negara dan saya sedang menunggu hasil tes kami. Sementara itu, kami akan memulai proses karantina kami,” tulisnya.

Sebelum Trump dinyatakan terinfeksi virus corona, penasihat utamanya, Hope Hicks lebih dulu terkonfirmasi terpapar Covid-19. Dia adalah pejabat Gedung Putih yang paling dekat dengan Trump dan sering berinteraksi dengan presiden.

Kabar terkini menyebut Trump telah dibawa ke rumah sakit militer Walter Reed untuk mendapat perawatan lebih baik meski pihak Gedung Putih menegaskan bahwa presiden dalam kondisi baik meski mengaku kelelahan. Liputan 6