JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Pasien Covid-19 Karanganyar Meroket Tajam di Bulan September, Bangsal Sakura RSUD Sampai Dirombak Untuk Pasien Covid-19. Jumlah Tempat Tidur Diperbanyak dari 6 Jadi 21

Peresmian bangsal Sakura di RSUD Karanganyar untuk menangani pasien Covid-19. Foto/Humas
madu borneo
madu borneo
madu borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupten Karanganyar meresmikan Ruang Isolasi Bangsal Sakura.

Ruang isolasi itu yang akan digunakan untuk peningkatan layanan masyarakat khususnya yang terdampak Covid-19.

Peresmian dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Purwanti, Kamis (1/10/2020).

Jumlah pasien Covid-19 di bulan September yang melonjak melebihi jumlah kumulatif dari bulan Maret hingga Agustus, menjadi alasan dibuatnya penambahan ruang isolasi di RSUD.

“Ini dalam rangka melengkapi fungsi dari pemerintah yang menangani virus ini. Pada awalnya hanya terdapat 6 tempat tidur dan hingga akhir September sudah memiliki 21 tempat untuk penanganan kasus Covid 19 ini,” papar Purwanti.

Baca Juga :  Beberkan UU Omnibus Law, Anggota DPR RI PDIP Sampai Blusukan ke Desa di Karanganyar. Klaim Omnibus Law Lahir Untuk Selamatkan Negara dari Kebangkrutan

Ia mengatakan pada awalnya Bangsal Sakura ini digunakan dan dimanfaatkan oleh warga sekitar bahkan digunakan untuk TPA anak-anak.

Karena melonjaknya jumlah kasus Covid- 19 maka tempat itu direnovasi untuk dilayakkan menjadi tempat isolasi bagi pasien Covid-19.

“Pasien kita cukup meningkat dan yang paling banyak di bulan September. Pembukaan bangsal yang kedua, kemarin kita juga membuka di Bangsal Anggrek. Diharapkan dengan dibukanya ruang isolasi yang baru ini masyarakat yang terpapar covid-19 dapat dirawat di RSUD ini,” urai Purwanti.

Baca Juga :  Siap-Siap, Semua Warga Sragen yang Berpenyakit, Tua dan Hamil Bakal Diswab Mulai Pekan Ini. Pemkab Targetkan 10.000 Warga, Tiap Kecamatan Seperseribu Seminggu

Bangsal Sakura itu terdiri dari 7 ruangan dengan 2 tipe. Yakni 4 kamar untuk perseorangan, dan 3 kamar untuk isi 2 pasien, setiap kamar memiliki tombol bel darurat untuk memanggil perawat apabila dibutuhkan.

“Ini (RSUD) bukan rumah sakit khusus covid. Ini adalah rumah sakit umum sehingga semua keluhan kesehatan lain kami masih melayani,” ungkap direktur RSUD Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo. Wardoyo