JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Prihatin Lihat Kekeringan, Paguyuban Panther Sragen Galang Dana dan Gelar Baksos Penyaluran Air Bersih di 3 Wilayah Sekaligus

Para pengurus dan anggota Paguyuban Panther Sragen saat menggelar baksos penyaluran air bersih, Minggu (25/10/2020). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komunitas Paguyuban Panther Sragen menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi warga di wilayah kekeringan dengan menggelar bakti sosial droping air bersih.

Berangkat dari misi sosial, komunitas yang mewadahi para pecinta mobil Isuzu Panther di Bumi Sukowati itu mengalang iuran untuk membantu air bersih.

Baksos digelar Minggu (25/10/2020) dengan menyasar tiga lokasi krisis air bersih di wilayah Sragen Utara. Kegiatan sosial itu diprakarsai para pengurus dengan penanggung jawab Purwoko Adhi.

Baca Juga :  Kelompok Ternak Sragen Siap-Siap Tabah Terima Kenyataan, Pemkab Tetap Kekeh Tak Bakal Cairkan Dibawah Rp 200 Juta. Sekda: Mereka Bicaranya Kan Konstituen, Kita Masyarakat!

“Hari ini tadi kami dari paguyuban Panther Sragen menggelar baksos di tiga tempat. Masing-masing di Ngrayung, Jekawal, Tangen, di Gendol, Dukuh Tangen dan Bendorejo, Jekani, Mondokan,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Salah satu perintis Paguyuban Panther Sragen, Wisnu mengatakan paguyuban Panther Sragen berdiri untuk menjalin silaturahmi dan paseduluran sesama pecinta Panther Sragen.

Selain mempererat silaturahmi, kegiatan baksos itu digagas sebagai bagian untuk menggugah kepedulian anggota terhadap nasib sesama warga Sragen yang sedang dilanda kekeringan.

Baca Juga :  13 Desa di Kecamatan Tanon Bakal Gelar Rekrutmen 26 Formasi Perangkat Desa. Siap-Siap yang Ingin Daftar, Saat Ini Sudah Memasuki Pembentukan Panitia!

“Harapannya semoga apa yang kami dan teman-teman paguyuban lakukan itu bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan air bersih. Kemudian harapan secara umum, semoga ke depan paguyuban Panther Sragen bisa berkembang dan diterima masyarakat pecinta Panther pada khususnya dan warga Sragen pada umumnya,” tandasnya. Wardoyo