JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Monica, Mahasiswi Komunikasi Unisri Juara Favorit Pemilihan Duta Rupiah dan QRIS yang Digelar BI Solo

Monica tampil saat grandfinal / dok humas Unisri Surakarta
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG 20201026 WA0035
Monica tampil saat grandfinal / dok humas Unisri Surakarta

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Mahasiswi prodi komunikasi semester V Fisip Unisri, Surakarta, Monica Windrastuti Dyah Nugraheni, terpilih sebagai juara favorit Pemilihan Duta Rupiah dan QRIS yang diselenggarakan oleh KPw BI Solo, Sabtu (24/10/2020).

Monica merasa sangat senang dan bahagia bisa masuk dalam grand final yang diikuti 171 peserta. Para peserta terbagi dalam dua katagori dari Bank Umum, BPR dan Pegadaian yang diikuti 95 peserta.

Sementara katagori kedua dari GenBI (Generasi Bank Indonesia) diikuti 76 peserta dari mahasiswa penerima beasiswa BI dari UNS, IAIN dan Unisri Surakarta.

Monica kepada media, Senin (26/10/2020) di ruang Humas Unisri, memaparkan tahapan dalam kegiatan tersebut sudah diselenggarakan sejak Februari-Oktober 2020, yang meliputi tiga tahapan.

Baca Juga :  Belajar Tatap Muka, PGRI: Basis Data Epidemiologi Harus Jadi Perhatian

Tahap pertama test tertulis dengan materi kebanksentralan dan mengenali ciri-ciri uang asli. Dalam seleksi terpilih 20 peserta, tahap kedua presentasi terpilih 10 peserta dan tahap ketiga grand final diikuti 10 peserta.

“Alhamdulillah saya sangat bersyukur, bisa masuk kategori juara favorit. Dasar penilaian dari banyaknya like dan comment serta follow terbanyak di instagram, ” ungkapnya.

IMG 20201026 WA0036
Monica / dok Humas Unisri Surakarta

Lebih lanjut, Monica, yang memiliki hoby membaca itu menjelaskan atas prestasi tersebut mendapat penghargaan dari BI berupa piala, piagam serta sejumlah uang tunai.

Baca Juga :  Mulai Januari 2021, Kota Bogor Bakal Gelar Sekolah Tatap Muka

Ketika ditanya bagaimana perasaannya bisa meraih prestasi tersebut, Monica yang setelah lulus bercita-cita jadi dosen ini, merasa senang dan bahagia.

” Saya ini sebenarnya termasuk tipe orang yang tidak percaya diri. Tapi ternyata dengan berusaha dan terus berlatih bisa melakukan hal yang semula saya takuti yaitu public speaking dan tampil di depan umum. Keberhasikan ini semakin memacu saya untuk menjadi lebih baik di masa mendatang, ” tuturnya, sabagaimana dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews. suhamdani