JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Terbukti Reaktif Covid-19, 50 Wisatawan Dilarang Melanjutkan ke Puncak, Bogor

Ilustrasi kenaikan covid-19. pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Kegembiraan libur panjang di Bogor sempat terusik oleh kabar adanya 50 wisatawan yanh dinyatakan reaktif Covid-19.

Sedianya, mereka akan mengunjungi kawasan Puncak, Bogor.

Hasil itu diperoleh dari rapid test secara acak oleh Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan pada tiga titik, yakni Telaga Warna Kecamatan Cisarua; Masjid Harakatul Jannah, Gadog-Ciawi; Aula Kecamatan Megamendung.

“Dari lebih 918 sampel, ada 50 orang wisatawan yang dinyatakan reaktif Covid-19. Mereka langsung diswab test, dan kami juga berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19 di daerah asal wisatawan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina, dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/ 2020).

Baca Juga :  Presiden Jokowi Ajak Muhammadiyah Ikut Sosialisasikan Vaksin Covid-19 Agar Masyarakat Tenang dan Peroleh Informasi yang Benar

Petugas kemudian melarang 50 wisatawan tersebut melanjutkan perjalanan dan diminta pulang untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. Sebelum itu, mereka pun menjalani swab test di tempat.

“Yang reaktif itu, kami swab langsung di tempat. Nanti, hasilnya kami sampaikan jika sudah keluar dari laboratorium. Terpenting pendataannya sudah kami lakukan, baik nama dan tempat tinggalnya,” kata Mike.

Baca Juga :  Jelang Pilkada, Kapolri Beri 16 Instruksi Khusus Jaga Netralitas. Larang Polisi Berfoto Jempol atau Dua Jari

Jika ada yang dinyatakan positif, Mike memastikan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah asal wisatawan tersebut untuk ditindaklanjuti pemerintah daerah masing-masing.

“Kalau mereka adalah warga kami, langsung akan kita lakukan tracing bersama Satgas Covid-19 kecamatan untuk selanjutnya kami tangani,” ujarnya.

www.tempo.co