JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tolak UU Cipta Kerja, Demo Buruh Masih Berlanjut

Masa buruh berjalan dari kawasan Senayan menuju Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Jakarta, untuk unjuk rasa tolak Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja dan kenaikan iuran BPJS Kesehatan, Senin (20/1/2020) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pengesahan UU Cipta Kerja tidak otomatis menghentikan aksi demonatransi yang digelar serentak Selasa (6/10/2020) kemarin.

Rabu (7/10/2020) kemarin, demo buruh menolak UU Omnibus Law masih berlanjut dan digelar di Pos 9 Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Massa demo buruh ini berasal dari berbagai organisasi buruh seperti Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) dan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Baca Juga :  Di Ajang World Economic Forum, Menko Airlangga: Momen Emas Berinvestasi di Indonesia

Unjuk rasa kali ini merupakan yang kedua kalinya secara berturut-turut. Kemarin, massa aksi yang sama juga melakukan konvoi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di kawasan Pulogadung.

“Buruh Jakarta tak akan henti menyuarakan penolakan terhadap Omnibus Law,” ujar seorang pengunjuk rasa dari atas mobil komando, Rabu (7/10/2020).

Baca Juga :  Survei LSI: Publik Mau Pejabat Terlibat Mafia Migor Dihukum Seumur Hidup

Pantauan Tempo di lokasi, peserta demo buruh berbasis rapi. Mereka juga menjaga jarak antar pedemo, yakni tiga langkah antara masing-masing orang.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua