JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

2 Sekcam Tumbang Terpapar Covid-19, Kantor Kecamatan Sumberlawang dan Gemolong Sragen Ditutup Total Selama 10 Hari. 7 PNS Kontak Erat Langsung Diswab Massal

Ilustrasi tim medis Covid-19 dan Sekda Sragen, Tatag Prabawanto saat melepas pasien sembuh. Foto/Wardoyo

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Pemkab Sragen memutuskan menutup dua kantor lagi menyusul temuan PNS positif terpapar corona virus atau covid-19.

Dua kantor yang ditutup itu adalah Kantor Kecamatan Sumberlawang dan Kantor Kecamatan Gemolong. Penutupan dilakukan menyusul Sekretaris Kecamatan (Sekcam) di dua kecamatan itu yang kedapatan positif terpapar covid-19.

“Iya benar. Kantor Kecamatan Gemolong ditutup selama 10 hari terhitung mulai 28 November sampai 7 Desember 2020.
Lalu kantor Kecamatan Sumberlawang selama 8 hari mulai 27 November sampai 4 Desember 2020,” papar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sragen, Tatag Prabawanto, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Minggu (29/11/2020).

Tatag menguraikan penutupan dua kecamatan itu lantaran Sekcamnya semuanya terpapar covid-19. Sekcam Gemolong berinisial SUM, diketahui positif pada 26 November.

Baca Juga :  Lagi, 3 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia Hari Ini Positif Terpapar. Satu Korban Masih Sangat Muda, 2 Orang Sama-sama Berinisial K

Sebelumnya ia sempat mengikuti Bintek di Ruang Sukowati Sragen dan kemudian jatuh sakit. SUM kini dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.

Kemudian di Kecamatan Sumberlawang, Sekcamnya berinisial TRI, juga dinyatakan positif setelah pulang dari Bintek di Aula Sukowati.

TRI kemudian dirawat di RS Rizky Amalia Sragen dan kemudian diswab tanggal 27 November. Hasilnya, ia juga dinyatakan positif terpapar covid-19. Ia selanjutnya diisolasi di Technopark Sragen.

Penutupan juga dilakukan lantaran selain Sekcam, satu PNS di Kecamatan Sumberlawang berinisial PUR, juga dinyatakan positif pada 26 November.

Baca Juga :  Sebelum Terjun Bunuh Diri, Suparno Sempat Dikejar Keponakannya. Korban Sempat Lompat Pagar Belakang Rumah, Begini Ciri-Cirinya!

PNS itu ketahuan positif setelah jatuh sakit dan dirawat di RSUD dr. Soeratno Gemolong. Setelah diswab, hasilnya dinyatakan positif terpapar covid-19.

“Sebagai tindaklanjut, tanggal 27 November 2020 sebanyak 7 PNS di kantor Kecamatan Sumberlawang yang kontak erat, sudah melakukan swab, 6 PNS di DKK dan 1 PNS di RS Moewardi Surakarta dan hasilnya hingga saat ini belum keluar,” terang Tatag.

Tatag yang juga Sekda Sragen itu menambahkan selama kantor ditutup, pelayanan masyarakat sementara dihentikan. Ia berharap masyarakat bisa memahami dan memaklumi hal itu demi pencegahan penyebaran covid-19. Wardoyo