JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

3 Kantor Desa di Sukoharjo Ditutup Gegara Sejumlah Perangkatnya Terkonfirmasi Positif COVID-19

Ilustrasi virus corona. Pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

 

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sedikitnya tiga kantor desa di Sukoharjo ditutup untuk sementara waktu. Dari tiga kantor desa itu, satu sudah ditutup dan dua lainnya menyusul besok.

Penutupan itu dilakukan bukan tanpa alasan. Sejumlah perangkat desa setempat ternyata terkonfirmasi positif COVID-19.

Informasi yang dihimpun, kantor desa yang sudah ditutup adalah Kantor Desa Godog Kecamatan Polokarto. Kantor itu ditutup sejak Senin (9/11/2020). Sedangkan dua kantor yang menyusul adalah Langenharjo dan Kwarasan Kecamatan Grogol.

Baca Juga :  Meroket, Pasien Meninggal Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Tambah 3 Orang, Total Kasus Naik 65 Hingga Tembus 1.489

Menurut Juru Bicara Satgas COVID-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati mengatakan, Kantor Kepala Desa Godog, Kecamatan Polokarto, ditutup mulai Senin kemarin, karena perangkat desa yang positif. Saat ini ada 20 orang ditracing dan saat ini menunggu hasil swab.

“Kemungkinan keluar dua sampai tiga hari lagi,” kata Yunia, Selasa (10/11/2020).

Baca Juga :  Tambah 13 Kasus Baru Kini Total Terkonfirmasi Positif COVID-19 di Sukoharjo Mencapai Angka 1.399

Terpisah, Camat Grogol Bagas Windaryatno menyebutkan Kantor Desa Langenharjo dan Kwarasan ditutup mulai besok. Langkah ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Seluruh perangkat desa dan BPD telah menjalani tes swab. Sambil menunggu hasil swab turun maka pelayanan di kantor desa sementara ditutup. Setelah keluar hasil tesnya baru bisa diputuskan siapa saja perangkat yang bisa melayani atau tidak. Aria