JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Innalillahi, Hampir Seminggu Tak Sadar, Anggota DPRD Malang Hari Sasongko Yang Kecelakaan Maut di Tol Sragen Akhirnya Meninggal Dunia. Total 2 Legislator Meninggal, Satu Masih Dirawat

Jaket warna merah yang diduga milik almarhum anggota DPRD Malang, Hari Sasongko, masih tertinggal di mobil Livina yang kecelakaan maut di Tol Sragen dan sudah menewaskan dua orang anggota DPRD Malang. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

IMG20201113134036 816x612 1
Jaket warna merah yang diduga milik almarhum anggota DPRD Malang, Hari Sasongko, masih tertinggal di mobil Livina yang kecelakaan maut di Tol Sragen dan sudah menewaskan dua orang anggota DPRD Malang. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar duka kembali menghampiri DPRD Kabupaten Malang. Satu dari dua orang anggota DPRD korban kecelakaan maut yang menimpa mobil rombongan mereka di ruas tol Sragen, Jumat (13/11/2020) dinihari, akhirnya gagal terselamatkan.

Adalah Hari Sasongko (56) anggota DPRD asal fraksi PDIP, dilaporkan meninggal hari ini, Rabu (18/11/2020).

Mantan Ketua DPRD Malang asal Tambakrejo RT 05/02, Desa Tambaksari Kecamatan Tajinan, Malang itu mengembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr Moewardi Solo siang tadi.

Almarhum meninggal setelah tidak sadarkan diri selama hampir enam hari sejak kecelakaan maut, Jumat (13/11/2020) dinihari hingga Rabu (18/11/2020).

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , Hari tutup usia sekitar pukul 12.30 WIB. Luka parah yang dideritanya membuatnya gagal bertahan. Hari mengalami lupa kepala berat, laserasi kepala kiri atas dan patah tangan.

Saat kejadian, ia duduk di jok tengah. Ia menyusul rekannya, Hariyanto (54) anggota Fraksi PDIP Kabupaten Malang asal Dukuh Krajan RT 03/01, Desa Sumber Pasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jatim yang lebih dulu meninggal di lokasi saat kecelakaan terjadi.

Baca Juga :  Perhatian, Izin Nikah Bawah Umur di Sragen Kini Makin Diperketat. Batas Minimal Umur Pengantin Wanita Dinaikkan, Hamil Duluan Nggak Serta Merta Dikasih Dispensasi!

Sedangkan satu legislator yang sama-sama anggota FPDIP, yakni pengemudi mobil, Amari (49), anggota DPRD asal Jl. Ters Wisnuwardhana RT 3/14 Ds. Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, masih dirawat di Moewardi.

“Pak Sas meninggal dunia sekitar pukul 12.30 WIB tadi,” papar Sekretaris DPC PDIP Malang, Darmadi kepada wartawan setempat, Rabu (18/11/2020).

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan terjadi pukul 04.20 WIB. Ketiganya yang dikabarkan dalam perjalanan kunjungan kerja (Kunker) itu mengendarai mobil Nissan Grand Livina N 478 BF.

Mobil Livina warna putih itu menggasak truk tronton Hino G-1861-AE yang dikemudikan Tri Andi Wijoyo (39) asal Dukuh Babakan RT 03/01, Desa Babakan Kecamatan Kramat, Kendal.

Kecelakaan bermula ketika mobil rombongan DPRD Malang dan truk tronton itu sama-sama melaju dari arah timur atau Sragen menuju ke barat. Dengan posisi tronton di depan dan mobil rombongan DPRD itu di belakangnya.

Baca Juga :  Berikut Daftar 8 Warga Sragen Positif dan 3 Meninggal Dunia Hari Ini. Masaran Masih Meroket!

Sesampai di lokasi kejadian, mobil mendadak hilang kendali dan menggasak bagian belakang tronton. Benturan keras membuat mobil Livina itu sampai masuk kolong tronton.

“Yang meninggal penumpang di sebelah kiri depan. Benar dia anggota legislatif Kabupaten Malang. Pengemudi dan satu penumpang di jok tengah belakang, saat ini dirawat di RSUD Moewardi Solo. Ketiganya anggota DPRD,” urai Kanit Laka Polres Sragen, Ipda Irwan Marvianto.

Kanit Laka menjelaskan kecelakaan diduga dipicu oleh pengemudi Livina yang kehilangan konsentrasi saat melaju di TKP. Diduga kuat, yang bersangkutan dalam kondisi mengantuk namun untuk kepastiannya saat ini masih dilakukan pendalaman.

Dari hasil olah TKP, polisi tidak menemukan adanya bekas pengereman. Saat ini mobil korban dan tronton sudah diamankan di Mapolres. Sopir tronton juga masih dimintai keterangan.  Wardoyo