JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Gara-gara Sampah Muncul Kobaran Api Gegerkan Warga Ngringo Karanganyar. Kandang Purwanti Terbakar, Kerugian Puluhan Juta

Kebakaran yang melanda kandang ternak milik warga Ngringo. Foto/Beni Indra
PPDB
PPDB
PPDB

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran melanda kandang ternak milik Purwanti (54) warga Perumahan Ngringo, RT 07/17, Ngringo kecamatan Jaten, Karanganyar Rabu malam (18/11/2020) sekitar pukul 22.30 WIB. Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, kerugian ditaksir puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM menyebutkan kejadian itu berawal dari Purwanti pemilik rumah yang sedang membakar sampah di dekat kandang ternak.

Setelah selesai membakar sampah, Purwanti bergegas masuk ke dalam rumah untuk tidur.

Semula, Purwanti meyakini bahwa api dari sampah yang dibakar tersebut sudah padam sehingga dirinya berani meninggalkan tempat sampah tersebut.

Baca Juga :  Tukang Parkir Toserba Mitra Karanganyar Meninggal dan Satu Kasir Positif Covid-19, Manejemen Sebut 92 Karyawan Diswab Antigen. Hasilnya Mengejutkan!

Dan untuk memastikan bahwa api sudah padam, Purwanti menyiram dengan sedikit air minum.

Selanjutnya Purwanti pun tidur. Namun apes selang satu jam setelah tidur, api dari sampah itu ternyata membesar setelah mendapat angin. Api membesar dan membakar kandang ternak miliknya.

Untung saja warga sekitar perumahan berteriak memanggil Purwanti yang sedang tertidur, dan langsung bangun. Namun Purwanti kaget dan tidak bisa menguasai kobaran api.

Oleh warga api berusaha dipadamkan secara manual, namun api terlanjur membesar. Akhirnya warga melapor pada Kantor Pemadam Kebakaran Karanganyar.

Baca Juga :  Karanganyar Meroket! Covid-19 Tembus 800 Kasus. Kapolres Bersama Dandim Sidak Wisma Isolasi Klaster Desa Paulan

Selang 10 kemudian, dua mobil Damkar datang di lokasi dan langsung melakukan penyemprotan. Hanya butuh waktu lima menit api berhasil dipadamkan.

Petugas pemadam kebakaran, Rony Kurniawan mengatakan karena medannya mudah maka hanya lima menit saja api sudah dijinakkan.

“Untuk api meski besar tapi mudah dipadamkan sehingga tidak sampai menjalar ke rumah Puwanti,” ujarnya.

Adapun kerugian belum bisa diketahui nanun diperkirakan sekitar sepuluh juta rupiah. Beni Indra