JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Ada Peran Penyidik Senior KPK Novel Baswedan dalam Penangkapan Menteri KKP Edhy Prabowo

Penyidik KPK Novel Baswedan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2020) / tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Ada satu nama yang turut menjadi perbincangan dalam penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Rabu (25/11/2020) dini hari tadi.

Operasi tangkap tangan kali ini ternyata dipimpin oleh penyidik senior KPK Novel Baswedan. Ia memimpin tim satuan tugas yang “menjemput” Menteri Edhy di Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 01.23 WIB.

Disampaikan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, hingga saat ini yang melakukan OTT di Bandara Soekarno-Hatta masih bekerja. “Teman-teman masih bekerja. Kalau penangkapan, kami timnya tidak banyak,” kata Ghufron seperti dikonfirmasi Tribunnews, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga :  Ini Rekam Jejak Sejumlah Kasus Besar yang Dibongkar Calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit. Dari Terkait Novel Baswedan Hingga Jaringan Internasional

Diberitakan sebelumnya, tim KPK telah mencokok Edhy Prabowo yang baru kembali dari Amerika Serikat. Menteri KKP itu ditangkap bersama sejumlah orang lainnya, termasuk istrinya.

“Ditangkap di Soetta, sekitar jam 01.23 WIB dini hari. Ada beberapa orang, baik keluarga dan juga orang KKP. Detailnya nanti kita ekspos ya dalam perkara apa dan modusnya,” kata Nurul Ghufron.

Baca Juga :  Buat Guyonan Musibah Sriwijaya Air di Medsos, Warga Ketapang Ini Ditangkap Polisi

Edhy diduga terlibat dalam transaksi suap terkait ekspor benur atau benih udang lobster. Setelah penangkapan tersebut, KPK akan mempunyai waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang diamankan dalam OTT.

Ghufron menambahkan, para pihak yang diamankan dini hari tadi saat ini sudah berada di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta, untuk menjalani pemeriksaan.

www.tribunnews.com