JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Anies Sebut, Tingkat Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 Melonjak dalam 2 Pekan Terakhir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau luapan Kali Ciliwung di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, 25 Februari 2020 / tempo.co
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Selama dua pekan terakhir, tingkat keterisian tempat tidur rumah sakit untuk perawatan kasus Covid-19 di DKI Jakarta mengalami lonjakan.

“Saat ini dari 6.012 tempat tidur isolasi, sebanyak 4.417 atau 73 persen sudah terisi. Di sisi lain, keterpakaian ruang ICU sudah mencapai 70 persen atau 591 sudah terisi dari 841 kapasitas maksimalnya,” kata Gubernur DKI Anies Baswedan dalam pengumuman perpanjangan PSBB transisi, Minggu ( 23/11/2020).

Anies mengingatkan bahwa Covid-19 adalah penyakit menular yang bukan hanya dilihat soal tingkat kesembuhannya yang tinggi, tapi juga penularannya yang begitu mudah dan masif.

“Jika kita disiplin menerapkan protokol kesehatan, maka tingkat penularan rendah dan ujungnya tidak akan membebani sistem kesehatan,” ujar Anies.

Kenaikan data penggunaan tempat tidur isolasi harian atau ruang rawat inap secara berturut-turut tiap pekannya adalah pada 10 Oktober terisi 66 persen, kemudian terjadi penurunan sehari kemudian yaitu 63 persen, pada 24 Oktober turun di angka 59 persen, 54 persen pada 31 Oktober, 56 persen pada 7 November, kemudian naik lagi pada 14 November sebesar 63 persen, dan melonjak ke angka 73 persen pada 21 November 2020.

Baca Juga :  Kerumunan di Rumah Rizieq, Jusuf Kalla: Salahnya Karena Terjadi Saat Pandemi

Adapun tingkat keterpakaian ruang ICU secara berturut-turut adalah 67 persen pada 10 Oktober, 66 persen pada 17 Oktober, 62 persen pada 24 Oktober, 59 persen pada 31 Oktober, dan terjadi kenaikan pada 7 November yaitu 60 persen, naik lagi pada 14 November sebesar 68 persen, kemudian melonjak di angka 70 persen pada 21 November 2020.

Baca Juga :  Positif Covid-19, Video Cawalikota Depok M Idris Berpelukan dengan Rizieq Shihab Tanpa Masker Mendadak Heboh

Anies mengingatkan untuk terus disiplin menerapkan protokol kesehatan agar tingkat penularan rendah dan ujungnya tak akan membebani sistem kesehatan.

“Mari kita lindungi seluruh tenaga medis, tenaga kesehatan sebagai garda pertahanan terakhir. Garda terdepan untuk mengentaskan penyakit ini adalah kita semua dengan menekan angka penularan,” kata Anies.

Ia juga mengingatkan agar melaporkan pelanggaran yang terjadi ke petugas pemerintah provinsi atau Pemprov DKI.

“Jangan ragu untuk menghubungi kami bila mengalami gejala atau merasa terpapar,” kata Anies.

Sebagaimana diketahui, Anies Baswedan juga sempat mengunjungi kediaman Rizieq Shihab sepulangnya dari Arab Saudi. Bersamaan dengan itu, terjadi kerumunan massa para pendukung Rizieq Shihab yang melakukan penyambutan untuk tokoh mereka.

www.tempo.co