JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Bajo Sang Penantang Gibran Siapkan Jalur Kereta Bawah Tanah dan Jalan Layang di Tengah Kota Jika Menang dalam Pilkada Solo

Pasangan Bajo saat menjelaskan proyek kereta bawah tanah dan jalan layang jika menang Pilkada. Foto: JSNews/ASA

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pasangan calon walikota dan wakil walikota Solo dari jalur independen, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) semakin mantab dalam merancang dan menyiapkan program kerja jika mereka bisa memenangkan kontestasi Pilkada Solo. Salah satunya rencana penantang Gibran Rakabuming Raka ini adalah akan membangun kereta bawah tanah di tengah Kota Solo.

Tak hanya kereta bawah tanah yang disiapkan Bajo jika bisa menyingkirkan Gibran. Bajo juga akan membangun saluran sungai bawah tanah. Pasangan jalur independen ini juga menyiapkan desain infrastruktur lain yang cukup fenomenal yakni jalur jalan laying di sejumlah titik di Kota Solo serta membangun rumah susun (Rusun) di bantaran sungai yang disiapkan khusus bagi kaum dhuafa dan anak yatim piatu.

“Keberadaan jalur kereta bawah tanah ini kami rancang dapat mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas di Kota Bengawan. Ini akan efektif untuk mengatasi macet di Solo yang semakin hari semakin macet,” ungkap Bagyo yang dibenarkan Supardjo.

Baca Juga :  Kota Solo Dapat Jatah Vaksin Covid-19 Pertama, Rudy: Harus Disyukuri
bajo jalan layang
Desain Jalan Layang Kota Solo. Foto: JSNews/Asa

Bagyo dan Supardjo yakin konsep kereta bawah tanah yang mereka siapkan tersebut akan bisa direalisasikan mengatasi kemacetan Kota Solo hingga 100 tahun lebih. “Jika kita menang, kita siapkan proyek yang bisa mengatasi kemacetan Solo. Kita buat ini (kereta bawah tanah dan jalan layang) untuk 100 tahun yang akan datang. Program kami ini jawaban untuk kemacetan terurai. Sedangkan persoalan banjir akan kita urai dengan program sungai bawah tanah,” kata Bagyo.

Mereka menjelaskan, program yang mereka buat ini untuk mengabdi kepada masyarakat Solo. Dengan pembangunan Jalan Layang, Jalur Kereta Bawah Tanah, dan Rumah di Bantaran bagi kaum dhuafa dan anak yatim.

“Kanan-kiri jalur kereta ada aquarium kaca, mega tank. Sambil masuk Kota Solo, orang yang naik kereta bisa lihat di kanan-kiri ada kehidupan sungai dengan ikan-ikannya. Dan itu alami yang dibangun di kanan-kiri rel, seperti sungai. Ini bukan mimpi,” ujar dia.

Baca Juga :  Solo akan Mulai Vaksinasi Covid-19 Tahap I Besok Pukul 9.00 WIB
bajo rusun
Desain rusun di bantaran sungai dari Bajo. Foto: JSnews/Asa

Hanya saja pasangan penantang putra Jokowi ini tidak bisa membeberkan soal anggaran yang dibutuhkan untuk membangun proyek mereka tersebut. Ketika ditanya wartawan berapa anggaran yang disiapkan, baik Bagyo maupun Supardjo mengaku belum menghitungnya.

“Ya belum ada, wong kita belum mengurusi anggaran pemerintah. Nanti akan kita hitung kalau sudah memimpin Solo. Yang jelas pembangunan ini satu kali butuh waktu sekitar 3 tahun tapi untuk selamanya,” kata dia.

Bajo juga akan melibatkan pengusaha untuk membangun ini. “Untuk Anggaran pembangunan juga akan melibatkan seluruh pengusaha Solo. Warga Kota Solo membangun kotanya sendiri,” papar dia.

Nantinya untuk jalan layang akan dibangun di wilayah Slamet Riyadi. Sebab, wilayah tersebut sering terdampak macet bila ada acara atau kegiatan di sana.  Prabowo