JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Beda Sikap Dua Capres Pemilu AS Menanggapi Penghitungan Suara: Trump Klaim Menang, Biden Pilih Sabar

Ilustrasi Pemilu AS 2020. Foto: pexels.com
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

JOGLOSEMARNEWS.COM Rakyat Amerika Serikat saat ini tengah menanti hasil pemilihan umum yang akan menentukan pemimpin mereka untuk empat tahun ke depan. Calon presiden petahana Donald Trump bersaing dengan Joe Biden untuk memperebutkan jabatan pemimpin negara AS.

Tahap pemungutan suara telah ditutup dan saat ini masih berlangsung proses perhitungan suara. Jika tidak ada hambatan, hasil penghitungan suara dan pemenang Pemilu AS 2020 akan diumumkan pada Rabu (3/11/2020) waktu setempat.

Kedua calon presiden pun memiliki cara masing-masing dalam menanti hasil penghitungan suara tersebut.

Trump Klaim Kemenangan

Calon petahana, Donald Trump langsung mengklaim kemenangan dalam pemilu. Selain itu dirinya juga berencana mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung AS untuk menghentikan proses penghitungan suara.

Trump menegaskan bahwa dia telah memenangkan negara bagian seperti Georgia, North Carolina, dan Michigan meskipun masih ada puluhan ribu surat suara yang masih beredar, menurut laporan The Hiil, Rabu (4/11/2020).

“Ini adalah penipuan pada publik Amerika. Ini memalukan bagi negara kita. Kami bersiap-siap untuk memenangkan pemilihan ini. Terus terang, kami memang memenangkan pemilihan ini,” kata Trump dalam sambutannya dari Gedung Putih.

Biden Memilih Sabar

Sementara itu, calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, yang menurut hasil penghitungan sementara masih unggul, memilih untuk tidak jumawa dan terburu-buru menyatakan kemenangan. Menurutnya, jalannya pemilu masih panjang.

“Sabar, kami tahu ini bakal panjang prosesnya,” ujar Joe Biden ketika berkunjung ke Delaware, dikutip dari CNN.

Apabila mengacu pada peta sebaran dukung, Joe Biden sudah bisa dinyatakan mengamankan suara elektoral di 16 negara bagian. Salah satu yang terbesar adalah California yang memiliki 55 suara elektoral, selain itu juga di Washington (12 suara), Arizona (11 suara), dan Illinois (20 suara).

Walau begitu, posisi Biden belum sepenuhnya aman. Di beberapa negara bagian, proses penghitungan suara masih jauh dari usai sehingga posisi masih mungkin berbalik.

Sementara itu, berdasarkan hasil pantauan Reuters pada 4 November 2020, pukul 17.32 WIB, Joe Biden sementara memperoleh 224 suara elektorat dan Donald Trump 213 suara elektorat. Keduanya membutuhkan setidaknya 270 suara elektorat untuk bisa memastikan kemenangan dalam Pemilu AS.

www.tempo.co