JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Covid-19 Masih Mengancam, PDM Karanganyar Tak Akan Kerahkan Massa Jelang Milad Muhammadiyah 108

Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM -Jelang Milad Ke-108, Pimpinan Daerah Muhammadiyah PDM Karanganyar menegaskan tidak ada pengerahan massa untuk perayaan tersebut karena masih dalam situasi pandemi covid 19.

Namun pemasangan spanduk dan sejenisnya tetap dilakukan diseluruh penjuru Karanganyar guna merayakan Milad tersebut.

Ketua PDM Karanganyar, Samsuri mengatakan seandainya tidak dalam kondisi pandemi covid bisa dikerahkan ribuan massa pada 18 November, namun Milad kali ini diperingati secara virtual.

“Kalau Milad tahun sebelumnya selalu PDM Karanganyar mengerahkan massa menuju tempat arena perayaan yang ditunjuk, namun kali ini tidak bisa,” tandasnya Jumat (13/11/2020)

Menurut Samsuri, untuk di Kawasan Soloraya puncak acara Milad disentralkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta UMS secara virtual. Meski begitu jumlah utusan dari seluruh PDM se Soloraya diperkirakan lumayan banyak yang akan datang.

Baca Juga :  Nasib Pilu Kasini, Ditinggal Pergi Siang Hari, Rumahnya Malah Ambruk Diterjang Angin Puting Beliung

Sedangkan puncak acara tetap dipusatkan di Gedung Pimpinan Pusat PP Muhammadiyah secara nasional melalui daring.

“Gongnya nanti serentak Milad secara virtual dilakukan pada 18 November mendatang,”ungkapnya.

Adapun untuk PDM Karanganyar sudah mengumumkan kepada seluruh pengurus mulai dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah PCM hingga Pimpinan Ranting Muhammadiyah PRM serta seluruh amal usaha Muhammadiyah yang jumlahnya ratusan unit.

Secara khusus untuk mengikuti acara Milad secara daring dari PP tersebut untuk Karanganyar dipusatkan di Gedung Dakwah Muhammadiyah GDM yang berlokasi di Papahan.

Baca Juga :  Terus Melejit, Kasus Covid-19 Karanganyar Tambah Jadi 1.273 Hari Ini. Jumlah Warga Meninggal Sudah Capai 196 Orang

Sedangkan 17 PCM serta 177 PRM akan disentralkan ditiap PCM. Adapun untuk ratusan amal usaha Muhammadiyah meliputi sekolahan dan RS PKU Muhammadiyah akan dipusatkan sesuai kondisi, bisa di PCM atau dikantor amal usaha Muhammadiyah masing-masing

Semua ini lanjut Samsuri dilakukan terpisah atau virtual guna mentaati anjuran pemerintah terkait pandemi covid 19.

“Kalau kita kumpulkan bareng tersentral jelas bahaya, maka kita pecah-pecah tempatnya,” lanjutnya.

Samsuri berharap meski dalam situasi pandemi covid, acara Milad Muhammadiyah Ke-108 tahun ini berlangsung semarak. Apalagi tema yang diangkat sangat besar dan update, yakni Meneguhkan Gerakan Keagamaan Hadapi Pandemi & Masalah Negeri. Beni Indra