JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Duh, Simulasi Ujian Online Tingkat SMP di Sragen Ambyar dan Gagal Total. Guru-Guru Sambat, Dinas Ancang-ancang Ganti Metode

Ilustrasi komputer error. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pembelajaran daring atau via online benar-benar menjadi mimpi buruk bagi dunia pendidikan. Tak hanya kendala penjelasan materi ke siswa, proses penilaian atau ujian untuk siswa pun juga menemui hambatan.

Salah satunya tergambar dari proses simulasi Penilaian Akhir Semester (PAS) atau ujian akhir semester yang dirancang via online tingkat SMP.

Di Sragen, pelaksanaan simulasi PAS secara online yang digelar empat hari terakhir, semua berakhir gatot alias gagal total.

Kegagalan itu mencuat setelah sejumlah guru dan sekolah mengeluhkan pelaksanaan simulasi atau ujicoba yang terus bermasalah sejak hari pertama digelar Senin (23/11/2020) hingga hari keempat hari ini, Kamis (26/11/2020).

“Iya bisa dikatakan gagal total. Padahal biayanya lumayan besar. Anak-anak pada protes, guru juga sak repotan. Lha gagal terus mau gimana lagi,” papar salah satu guru SMPN di Sragen kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Kamis (26/11/2020).

Baca Juga :  Berikut Daftar 19 Warga Sragen yang Positif Terpapar dan Meninggal Dunia Hari Ini. Sebagian Berusia Belasan Tahun, Sragen Kota dan Sidoharjo Masih Tinggi

Guru yang enggan disebut identitasnya itu menjelaskan simulasi PAS itu gagal diakses di dua hari pertama Senin dan Selasa. Kemudian diulang lagi dua hari kemarin dan hari ini, juga tak kunjung ada perubahan.

Kendala yang dihadapi adalah gagal diakses. Kepala Disdikbud Sragen, Suwardi melalui Kabid Pembinaan SMP, Prihantomo tidak menampik kondisi itu.

Menurutnya simulasi PAS untuk SMP memang direncanakan secara online. Namun ia mengakui ada kendala yang dihadapi selama ujicoba empat hari ini.

“Kendala secara detail saya belum monitor. Tapi mungkin lebih pada sisi teknis jaringan. Karena kan maunya ujian PAS ini semua SMP akan dijadikan satu secara online. Barangkali terlalu banyak sehingga servernya nggak kuat,” paparnya dikonfirmasi JOGLOSEMARNEWS.COM .

Meski demikian, ia meyakinkan tidak perlu diresahkan. Sebab saat ini masih dalam taraf ujicoba.

Baca Juga :  Nah Lo, DPRD Sragen Bongkar Masih Banyak Kafe, Indomaret dan Alfamart Langgar Aturan Jam Operasional PPKM. Padahal Kasus Covid-19 Meroket Tambah 60-80 Orang Perhari, Petugas Medis Sampai Kewalahan!

Justru dengan begini akan diketahui lebih awal jika ada kendala sehingga masih ada sisa waktu untuk melakukan antisipasi dan opsi lain yang bisa dilakukan.

“Ini kan masih ujicoba. Nanti kalau memang tidak bisa juga, ya pakai teknik yang lain kan masih ada waktu. Jadi dengan ini (ujicoba) kita malah jadi tau, kalau nanti ada kendala awal kita segera antisipasi,” urainya.

Prihantomo menambahkan ujian PAS SMP sendiri dijadwalkan digelar mulai tanggal 30 November Senin pekan depan hingga 2 Desember. Karena pembelajaran masih daring, sistem ujian pun akan diterapkan secara online.

“Ujian PAS itu digelar untuk semua siswa. Mulai kelas VII sampai IX. Kalau memang dijadikan satu nggak memungkinkan, nanti akan kita coba pakai metode lain. Mungkin tidak dijadikan satu atau gimana yang bisa,” tandasnya. Wardoyo