JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Jadi Salah Satu Partai Islam Tertua di Indonesia, Partai Masyumi Dideklarasikan Kembali Aktif

Salah satu kegiatan yang digelar Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PPII), sebelum dideklarasikannya Partai Masyumi. Foto: Dokumentasi Masyumi.id
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Gerakan partai politik berideologi Islam di Indonesia kembali menggeliat. Setelah belum lama Amien Rais mendeklarasikan Partai Ummat, kini salah satu partai Islam tertua di Tanah Air, yakni Partai Masyumi, dideklarasikan kembali aktif, pada Sabtu (7/11/2020).

Pendeklarasian kembali Partai Masyumi dilakukan di Masjid Al- Furqon Jakarta Pusat, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun ke-75 Partai Masyumi yang didirikan pertama kali pada tahun 1945 silam.

“Kami yang bertanda tangan di bawah ini, mendeklarasikan kembali aktifnya Partai Politik Islam Indonesia yang dinamakan ‘Masyumi’,” kata Ahmad Cholil Ridwan, Ketua Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU PPII), saat membacakan deklarasi.

Dalam deklarasi tersebut, Cholil berjanji akan berjihad demi terlaksananya ajaran dan hukum Islam di Indonesia melalui Masyumi. “Semoga Allah meridhoi perjuangan Masyumi hingga meraih kemenangan di Indonesia,” lanjutnya.

Baca Juga :  Dongkrak Partisipasi Pemilih Pilkada, Kementerian Kominfo Berdayakan KIM Lewat Konsep Adinda. Begini Penjelasannya!

Sementara itu ditambahkan Ketua Persiapan Pendiri Partai Islam Ideologis, Masri Sitanggang, sebelum akhirnya dapat mendeklarasikan kembali aktifnya Partai Masyumi, panitia pendirian partai Islam ideologis telah bekerja sejak sekitar satu tahun lalu.

Saat ini, kepanitiaan partai disebut sudah terbentuk di 29 provinsi di Indonesia. “Lima (provinsi) lainnya masih berupa mandat dan atau surat tugas,” kata Masri.

Calon Majelis Syuro

Partai Masyumi juga direncanakan bakal segera mengumumkan calon Majelis Syuro. Beberapa nama calon anggota Majelis Syuro yang sudah disebutkan yakni Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain, Mantan Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abdullah Hehamahua, hingga Mantan Menteri Kehutanan era Presiden Soeharto, MS Kaban.

Baca Juga :  Kondisi Kesehatan Menurun, Abu Bakar Baasyir Kembali Dirawat di Rumah Sakit. Kalapas Gunung Sindur: Kondisinya Sudah Membaik

Sekretaris Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Partai Islam Ideologis (BPU-PPII), Taufik Hidayat, mengatakan bahwa nama-nama yang ditunjuk ini masih sebatas calon karena belum ada serah terima secara resmi.

“Insya Allah nanti siang akan ada rapat calon Majelis Syuro yang nanti akan menetapkan secara definitif. Atau nanti mungkin kalau disepakati akan ditetapkan untuk terus menambah jumlah calon majelis syuro,” kata Taufik saat membacakan Surat Keputusan tentang Calon Majelis Syuro Partai Islam Ideologis/Partai Masyumi.

Taufik mengatakan total 34 nama ini dihimpun setelah BPU PII berkeliling menemui tokoh-tokoh selama 1 tahun 3 bulan. Nama-nama yang tercantum tersebut dianggap telah memenuhi syarat, kualifikasi, dan kapabilitas yang cukup.

www.tempo.co