JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Jika Menang Dalam Pilkada, Bajo Akan Bangun Hunian di Bantaran Sungai Untuk Warga Miskin dan Anak Yatim

Pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota dari jalur perseorangan, Bagyo Wahyono- FX Supardjo (Bajo). Istimewa
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pasangan calon Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Solo dari jalur independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) mengatakan pembangunan hunian di bantaran sungai merupakan program utama mereka diperuntukkan warga miskin dan anak yatim. Namun demikian, mereka mengklaim tidak akan melanggar regulasi yang ada terkait rencana tersebut.

Hal itu dilontarkan Ketua Ormas Tikus Pithi Hanata Baris, Tuntas Subagyo, Senin (9/11/2020). Menurut Tuntas, program utama Bajo jika terpilih dalam Pilwakot Solo 2020 mendatang yaitu menyejahterakan warga miskin termasuk anak yatim, salah satunya melalui program pembangunan hunian bagi mereka yang belum memiliki tempat tinggal.

Baca Juga :  Pegiat Perlindungan Anak Rekomendasikan Setop Libatkan Anak dalam Promosi Rokok

“Bajo tetap akan sharing pendapat soal ini. Serta melakukan penyesuaian dengan undang-undang yang ada. Dan pembangunannya bukan di pinggiran sungai pas, tetapi akan berjarak dengan sungai agar tidak melanggar undang-undang yang ada. Walaupun istilahnya tetap dengan kata-kata bantaran sungai,” ujarnya.

Tuntas mengatakan, Bajo telah menyiapkan timeline masalah di Solo termasuk tentang banjir, kemacetan, maupun tata kelola kota.

“Tentang tata kelola kota ini di dalamnya terdapat pembangunan hunian bagi anak-anak yatim dan fakir miskin di bantaran sungai. Kita menyiapkan hunian itu dengan memanfaatkan lahan-lahan yang mengkrak di Solo. Termasuk di pinggiram sungai,” tegasnya.

Baca Juga :  Polsek Serengan Gagalkan Penjualan 600 Liter Ciu yang akan Dipasarkan di Salatiga dan Batang

Menurutnya, saat ini masih banyak hunian-hunian liar di pinggir sungai di Kota Solo.

“Itu yang nanti akan kita tata. Kemudian ada sistem pengairan, pompa dan sebagainya. Tanggul dan sebagainya kita perbaiki semuanya. Termasuk pembuatan sungai bawah tanah untuk mengatasi air ke Solo,” terangnya. Prihatsari