JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Mengaku Siapkan 1.000 Lembar Baliho, Pria Ini Tantang TNI Lanjutkan Pencopotan Baliho Rizieq Shihab: Malem Lu Copot, Pagi Gua Pasang Lagi

Aparat TNI mendampingi polisi dan Satpol PP membongkar baliho liar bergambar Rizieq Shibab di Petamburan, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020). Foto: WARTA KOTA/ Desy Selviany via Tribunnews.com

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang pria mengaku telah mencetak hingga 1.000 lembar baliho Rizieq Shihab. Ia pun menantang TNI untuk meneruskan aksi pencopotan baliho pemimpin Front Pembela Islam (FPI) itu dan dirinya akan terus memasang baliho bergambar Rizieq Shihab.

Pernyataan pria yang tidak diketahui identitasnya itu disampaikan melalui sebuah video yang kemudian menjadi viral di media sosial.

“Silakan copotin. Kerahin berapa kompi. Besok gua pasang lagi. Malem lu copot, pagi gua pasang lagi,” ujar pria berkacamata dalam video tersebut.

“Gua udah cetak 1.000 baliho Rizieq Shihab. Silakan aja dicopot, nanti gua pasang lagi,” lanjutnya.

Sebelumnya diberitakan, Pangdam Jaya Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman telah memerintahkan kepada anggotanya untuk menurunkan spanduk dan baliho Rizieq Shihab yang terpasang tanpa mengikuti aturan di sejumlah titik di DKI Jakarta.

Aksi pencopotan spanduk dan baliho Rizieq Shihab itu pun menuai pro dan kontra. Pihak yang mengkritik menyebut tindakan penurunan baliho itu tidak sesuai dengan tugas pokok TNI. Namun dukungan juga datang dari masyarakat.

Terkait pro kontra pencopotan baliho Rizieq Shihab itu, Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman mengungkapkan bahwa pihak yang mendukung lebih banyak dibandingkan yang mengkritik.

“Kritikan itu paling sedikit, yang mendukung lebih banyak. Yang mengkritik itu tidak tahu perjalanannya, ceritanya, bagaimana penurunan baliho,” ujar Dudung di Makodam Jaya, Senin (23/11/2020).

Dudung mengungkapkan, upaya penurunan spanduk dan baliho Rizieq Shihab tersebut sudah berjalan selama dua bulan yang dilakukan secara bersama-sama oleh Satpol PP, maupun TNI-Polri.

Namun upaya itu mendapat adangan dari pendukung Rizieq Shihab maupun simpatisan FPI yang memasang kembali spanduk dan baliho yang telah dicopot. Sehingga terpaksa diambil tindakan tegas oleh aparat.

Menurut Dudung, apa yang dilakukan aparat TNI tersebut dianggap sudah sesuai demi memberi rasa aman bagi masyarakat. “Saya tidak ingin ada keresahan-keresahan yang membuat aturan-aturan dia sendiri. Ini negara hukum harus ada ketetapan hukum yang benar,” kata Dudung.

www.tribunnews.com

Baca Juga :  Ini Rekam Jejak Sejumlah Kasus Besar yang Dibongkar Calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit. Dari Terkait Novel Baswedan Hingga Jaringan Internasional