JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Sebut Rizieq Shihab Pulang Karena Dideportasi, Dubes RI untuk Arab Saudi Dituding FPI Menyebarkan Hoaks

Rizieq Shihab (tengah) didampingi sejumlah rekannya mengumumkan rencana kepulangan dirinya dan keluarganya ke Indonesia. Foto: Front TV

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM Front Pembela Islam (FPI) menuding Duta Besar Republik Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, telah menyebarkan informasi bohong alias hoaks. Hal itu usai Agus menyebut Pemimpin FPI, Rizieq Shihab, kembali ke Indonesia dengan status deportasi.

Menurut Agus Maftuh Abegebriel, Rizieq Shihab pulang ke Indonesia telah sekitar tiga tahun di Arab Saudi lantaran dideportasi atau tarhil. Dikatakan Agus, Rizieq yang disebut berstatus overstayer tidak mendapat perpanjangan visa, tapi diberi ta’syirat al-khuruj atau visa untuk keluar dari Saudi.

Menanggapi tudingan tersebut, Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FPI, Munarman mengatakan, pernyataan Dubes Agus Maftuh tidak benar dan hanya mengada-ada. Munarman bahkan menyebut pernyataan itu sebagai berita bohong atau hoaks.

Baca Juga :  Hadiri Dialog Nasional 212, Rizieq Shihab Minta Maaf atas Kerumunan yang Ditimbulkannya, Sebut Semua Tidak Disengaja dan di Luar Keinginan

“Dubes Agus Maftuh menyebar hoaks itu,” kata Munarman seperti dikutip Liputan6.com, pada Jumat (6/11/2020).

Menurut Munarman, Rizieq Shihab kembali ke Indonesia bukan lantaran dideportasi dan izin visa miliknya masih berlaku hingga 11 November 2020. “HRS (Habib Rizieq Shihab) visanya masih berlaku sampai tanggal 11 Nov 2020. Tidak ada deportasi,” tegas Munarman.

Munarman bahkan meluapkan kekesalannya, lantaran Imam Besar FPI itu dituduh dideportasi. Dia pun menyebut Agus Maftuh tak becus jadi duta besar RI untuk Arab Saudi. “Kalau enggak becus jadi dubes jangan sebar hoaks,” ujarnya.

Baca Juga :  FPI Tegaskan Rizieq Shihab Sudah Jalani Tes Swab, tapi Tak Ingin Rekam Medis Dipublikasikan

Kabar rencana kepulangan Rizieq Shihab tengah menjadi perbincangan dalam beberapa hari terakhir, menyusul pernyataan pemimpin FPI itu dalam sebuah video yang menyebut dirinya akan kembali ke Indonesia pada Selasa (10/11/2020) pekan depan.

Dalam video itu, Rizieq Shihab juga menegaskan kabar yang menyebut dirinya overstay di Arab Saudi sebagai kabar bohong dan mengancam bakal menuntut pejabat atau pihak mana pun yang menyebut dirinya overstay. Liputan 6