JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sehari Tambah 14 Warga Positif dan 3 Meninggal Dunia, Kasus Covid-19 Karanganyar Capai 1.066. Jumlah Warga Meninggal Sudah Capai 180 Orang

Prosesi pemakaman dengan protokol covid-19. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hari ini, Sabtu (14/11/2020), jumlah kasus  warga covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 1066 kasus.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak mencapai 2.474 dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Sabtu (14/11/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 1.066 atau tambah 14 orang dalam sehari.

Baca Juga :  Fakta Membeludak Animo Warga Muhammadiyah Karanganyar saat Peringatan Milad Ke-108. Ngadino Sebut Jadi Idikator Suksesnya Muktamar Mendatang

Dari jumlah kasus itu, 241 orang masih dirawat, 757 sembuh dan 68 meninggal dunia.

Kemudian untuk kategori suspek covid-19 juga bertambah mencapai angka 2.474 pasien.

Dari jumlah itu, 2.312 orang dinyatakan selesai pantauan, 104 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.

Sementara, hingga hari ini jumlah warga yang meninggal dunia terkait covid-19 tercatat sudah melesat mencapai 180 orang.

Rinciannya 68 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 54 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Tambah 24 Warga Positif dan 2 Meninggal Dunia, Kasus Covid-19 Sragen Melaju Jadi 1.199. Jumlah Warga Meninggal Sudah Mencapai 114 Orang

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo