JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Selamat, Sragen Kembali Raih Penghargaan Bhumandala Rajata 2020 dari Badan Informasi Geospasial

Plt Bupati Sragen, Dedy Endriyatno saat menunjukkan penghargaan Bhumandala Rajata Geospasial 2020. Foto/Humas

IMG 20201128 WA0010
Plt Bupati Sragen, Dedy Endriyatno saat menunjukkan penghargaan Bhumandala Rajata Geospasial 2020. Foto/Humas

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen kembali menorehkan prestasi di level nasional. Untuk kali ketiga, Kabupaten Sragen meraih penghargaan Bhumandala atas pengelolaan Simpul Jaringan Geospasial.

Berbeda dengan penghargaan sebelumnya, pada tahun 2020 ini Pemkab Sragen berhasil meraih Penghargaan Bhumandala Rajata (medali perak) dari Badan Informasi Geospasial.

Penghargaan diterima langsung oleh Plt Bupati Sragen, Dedy Endriyatno di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (27/11/2020) malam.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sragen, Dedy Endriyatno usai menerima penghargaan tersebut bersyukur sekaligus mengapresiasi kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) karena pada tahun 2020 ini penghargaan Bhumandala yang diraih Kabupaten Sragen mengalami peningkatan dibanding tahun genap sebelumnya. Yakni berhasil meraih Bhumandala Rajata (medali perak).

Sebelumnya, pada tahun 2016 Pemerintah Kabupaten Sragen mendapatkan Bhumandala Award kategori Simpul Jaringan Berkembang dan pada 2018 memperoleh Bhumandala Ariti (medali perunggu).

Baca Juga :  Kecelakaan Adu Banteng Tiger Plat K VS Honda Beat di Jalur Jeglongan Sewu Kalijambe Sragen. Terlalu Bermanuver, Tiger Malah Gelagapan Lalu Gasak Pemotor Cewek Hingga Patah Punggung Tangan

“Alhamdulillah, ada peningkatan prestasi, dengan lima kriteria penilaian yakni Kebijakan, Kelembagaan, Teknologi, Standar dan Sumber Daya Manusia (SDM). Penghargaan ini diterima karena Sragen berhasil mengembangkan dan memanfaatkan simpul jaringan dengan baik serta dapat dimanfaatkan baik oleh pemerintah sendiri maupun masyarakat,” terangnya.

Dedy menuturkan melalui simpul jaringan yang baik, maka pengelolaan hingga distribusi data geospasial menjadi lebih efektif, efisien serta dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat.

Ia berharap, ke depan Pemkab Sragen dapat terus mengembangkan dan meningkatkan geospasial di lingkungan pemerintahan yakni dengan menyediakan semua data dalam 1 peta.

Misalnya, pembangunan daerah berkaitan dengan data infrastruktur, pemukiman, ekonomi, sosial, sosial budaya, pendidikan, data kemiskinan, dan masih banyak lagi data yang bisa disajikan dalam geoportal tersebut.

Baca Juga :  Terlalu Nakal, Sales Muda Dionisius Wicaksono Ditangkap Polres Sragen. Kelakuannya Diam-diam Ngakali Uang Perusahaan Hingga Rp 190 Juta Lebih

“Kemanfaatan informasi geospasial diharapkan dapat meningkatkan kinerja pemerintah mulai dari perencanaan, hingga pengambilan keputusan,” harapnya.

Penilaian kinerja Simpul Jaringan dilakukan dengan melihat pembangunan 5 (lima) elemen Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) yaitu Kebijakan, Kelembagaan, Teknologi, Standar dan Sumber Daya Manusia.

Diketahui, Penghargaan Bhumandala Rajata (Medali Perak) diraih Kabupaten Sragen bersama tiga Kabupaten lainnya di Indonesia yakni Kabupaten Bantul, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Data geospasial dapat diakses melalui geoportal.sragenkab.go.id serta beberapa webGIS, antara lain si-jalan.sragenkab.go.id yang berisi peta dan kondisi jaringan jalan kabupaten; rtlh.sragenkab.go.id yang berisi data rumah tidak layak huni; si-asna.sragenkab.go.id yang merupakan peta persebaran aset tanah Pemda. Wardoyo