JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

SMAN 1 Polokarto Sukoharjo Dilockdown Gegara Belasan Guru Terkonfirmasi Positif COVID-19, Pembelajaran Tetap Pakai Sistem Online

Ilustrasi virus corona. Pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

Ilustrasi virus corona. Pixabay

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – SMAN 1 Polokarto Sukoharjo ditutup sementara waktu. Ini menyusul sejumlah guru yang terkonfirmasi positif COVID-19.

Berdasarkan hasil swab tes sepekan terakhir, sedikitnya 11 orang guru dinyatakan positif COVID-19.Klaster pendidikan ini semula ada 17 guru kontak erat pasien positif Covid-19. Mereka lantas menjalani uji swab pada 4 November oleh petugas Puskesmas Polokarto. Hasilnya keluar pada 10 November kemarin.

Dari hasil tes swab ternyata ada 10 guru terkonfirmasi positif dan satu guru inkonklusif. Para guru tersebut kini menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga :  Hanya Dalam Sehari Ada Tambahan 42 Kasus Baru Positif COVID-19 di Sukoharjo, Pasien Sembuh Bertambah 5 Orang

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo, Darno mengatakan, penularan virus Corona di SMAN 1 Polokarto Sukoharjo diduga dari salah satu guru yang terinfeksi namun yang bersangkutan tidak bergejala.

“Setelah ditelusuri satuan tugas penanganan Covid-19 tingkat kecamatan, ada 17 kontak erat pasien positif. Mereka langsung menjalani uji swab,” kata Darno, Kamis (12/11/2020).

Meski ditutup, namun kondisi ini tidak menggangu jalannya metode pembelajaran jarak jauh alias online.

Kepala SMAN 1 Polokarto, Sutikno, menyebutkan, sekolah ditutup p mulai 10 November sekitar pukul 09.00 WIB. Kebijakan ini diambil untuk menghambat laju persebaran COVID-19 di lingkungan sekolah.

Baca Juga :  Ini Lho Sebaran Kasus Aktif COVID-19 Per Kecamatan di Sukoharjo, Ternyata Tidak Ada Perubahan Data Baik Kasus Baru Meninggal Maupun Sembuh Dibandingkan Hari Sebelumnya

Sementara disdikbud Sukoharjo mencatat, sebelumnya ada satu guru SMP di wilayah Kecamatan Gatak yang terinfeksi Covid-19. Namun saat ini, guru tersebut sudah sembuh dan kembali beraktivitas di sekolah.

Hingga kini, kasus positif COVID-19 di Kota Gitar mencapai 1.267. Sebanyak 66 di antaranya meninggal, 185 menjalani isolasi mandiri dan tiga isolasi di rumah sehat. Ada 78 pasien dirawat di rumah sakit dan 935 dinyatakan sembuh. Aria