JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terus Meledak, Kasus Covid-19 Karanganyar Melonjak Jadi 915 Positif. Jumlah Kematian Mencapai 163 Orang, 60 di Antaranya Positif

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hari ini, Jumat (6/11/2020), jumlah kasus  warga covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 915 kasus.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak mencapai 2.367 dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Jumat (6/11/2020) petang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 915.

Baca Juga :  Perhatian, Malam Tahun Baru Bupati Karanganyar Larang Semua Bentuk Perayaan dan Kerumunan. Sebut Kasus Covid Makin Liar, Semua Lokasi Wisata Bakal Ditutup!

Dari jumlah kasus itu, 185 orang masih dirawat, 670 sembuh dan 60 meninggal dunia. Kemudian untuk kategori suspek covid-19 mencapai angka 2.367 pasien.

Dari jumlah itu, 2.225 orang dinyatakan selesai pantauan, 84 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.

Sementara, hingga hari ini jumlah warga yang meninggal dunia terkait covid-19 tercatat sudah mencapai 163 orang.

Rinciannya 60 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 45 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Air Mata Mantan Bupati Rina Menetes Tak Tega Lihat Kondisi Dwi Rahayu Asal Jumantono Karanganyar Yang Tinggal Tulang Terbungkus Kulit Digerogoti Penyakit Misterius

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo