JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Wadir Meninggal Positif Covid-19, Dirut RSI Amal Sehat Sragen Pastikan Pelayanan Tetap Jalan Normal. Masyarakat Diminta Tak Ragu Untuk Berobat, Semua Ruangan Disemprot Desinfektan!

Almarhum dr Bambang HP. Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Manajemen RSI Amal Sehat Sragen memastikan pelayanan di rumah sakit tetap berjalan normal.

Meski Wakil Direktur Non Medis, Dr Bambang HP, meninggal positif covid-19 Senin (16/11/2020), hal itu tidak mempengaruhi pelayanan di rumah sakit itu.

Penegasan itu disampaikan Dirut RSI Amal Sehat Sragen, Drg Rachmat Basoeki Soetardjo, Selasa (17/11/2020). Kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , ia mengatakan pihak manajemen sudah langsung bertindak melakukan antisipasi.

Menurutnya, hasil tracing, tidak ada tenaga medis dan tenaga kesehatan yang kontak erat dengan almarhum sebelum meninggal. Sehingga ia memastikan jajaran tenaga medis, tetap bisa bertugas dan pelayanan tetap jalan.

“Kita pastikan pelayanan tetap jalan sudah kita sampaikan dan sosialisasi kepada masyarakat. Karena dari semua yang terlibat itu nggak ada yang perawat dan nggak ada yang dokter. Semuanya (yang kontak) manajemen,” paparnya, Selasa (17/11/2020).

Baca Juga :  Ini Lho Sebaran Kasus Aktif COVID-19 Per Kecamatan di Sukoharjo, Ternyata Tidak Ada Perubahan Data Baik Kasus Baru Meninggal Maupun Sembuh Dibandingkan Hari Sebelumnya

Rachmat menguraikan manajemen juga langsung bergerak melakukan tindakan preventif dengan penyemprotan desinfektan massal ke semua ruangan.

Menurutnya, dua jam setelah kabar meninggalnya almarhum, ruangan yang bersangkutan dan yang sering didatangi, langsung disemprot desinfektan.

“Begitu meninggal jam 14.00 WIB, langsung sekitar jam 16.00 WIB, ruangan beliau sekitar yang didatangi beliau kita sudah fogging semuanya. Penyemprotan desinfektan besok pagi diulang lagi,” terangnya.

Ihwal kemungkinan darimana tertular, Rachmat menyebut kemungkinan besar almarhum tertular dari keluarganya di Karanganyar. Sebelum meninggal almarhum tinggal bersama salah satu istrinya yang berdomisili di Karanganyar Kota.

Baca Juga :  Tambah 30 Warga Positif dan Satu Meninggal Dunia, Kasus Covid-19 Sragen Meroket Jadi 1.260 Hari Ini. Masaran Meledak Tambah 10 Orang!

Tiga anak almarhum yang ada di Surabaya juga tidak pulang dalam beberapa waktu terakhir.

“Kemungkinan penularan dari keluarga di Karanganyar dan sudah ditracing. Tiga putranya semua di Surabaya, minggu-minggu terakhir nggak kondur (pulang). Jadi hanya dengan istrinya tok. Istrinya tadi pagi juga ditracing oleh DKK Karanganyar. Yang istrinya di Sragen juga sudah diswab oleh DKK Sragen,” tandasnya.

Drg Rachmat meminta masyarakat tidak ragu dan risau untuk berobat dan mendapat layanan ke RSI Amal Sehat. Ia memastikan RSI aman dan tetap melayani seperti biasa. Wardoyo