JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Walikota Ingatkan Pedagang Pasar Klewer Sering-sering Cuci Tangan Saat Berjualan

Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo (baju merah) saat sidak di Pasar Klewer. Foto: Dok Pemkot
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM -Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengingatkan kepada para pedagang Pasar Klewer untuk membiasakan sering cuci tangan dengan menggunakan antiseptik jika usai transaksi dengan pembeli.

Pesan untuk membiasakan cuci tangan itu juga dia tujukan kepada para petugas di pasar maupun para pembeli. Membiasakan cuci tangan di area Pasar Klewer sangat berguna untuk mencegah penyebaran Covid-19 mengingat di antara pedagang dan pembeli sering terjadi kontak fisik. Termasuk juga dengan para petugas yang berada di lokasi tersebut.

“”Maka dari itu saya minta kepada para pedagang, pembeli, dan petugas pasar untuk sering-sering cuci tangan. Terutama usai transaksi yang berpotensi sentuhan fisik,” kata Walikota saat mengunjungi Pasar Klewer Timur, Selasa (10/11/2020).

Baca Juga :  Wali Kota Solo Siap Dicopot dari Jabatannya Jika Terbukti Abai Protokol Kesehatan

Pasar Klewer Timur diresmikan oleh walikota pada Jumat (6/11/2020). Sebelumnya, pada saat dibangun, para pedagang menempati bangunan darurat di Alun-alun utara.

Pesan walikota kepada pedagang dan pembeli untuk membiasakan cuci tangan itu dikarenakan kawasan Pasar Klewer tersebut sudah dilengkapi sarana dan prasarana untuk menyesuaikan adaptasi kebiasaan baru. Salah satunya adalah fasilitas cuci tangan beserta sabun antiseptik yang disediakan di tempat itu.

“Tempat mencuci sudah ada. Karena itu, tidak ada alasan bagi pedagang untuk tidak mencuci tangan setiap selesai beraktivitas. Saya tidak mau dengar para pedagang malas cuci tangan,” kata Walikota Solo.

Baca Juga :  Serikat Pekerja Pegadaian Tolak Wacana Akuisisi PT Pegadaian dan PNM oleh BRI

Lebih lanjut Rudy, panggilan akrab Walikota Solo, menyatakan pengoperasian pasar tetap harus menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan Covid-19. Misalnya menerapkan aturan wajib bermasker dan tidak antrian yang berjubel.

Dia mengingatkan kepada pedagang untuk selalu memakai masker dan menjaga jarak. Kalau ada pembeli ke pasar tidak memakai masker jangan dilayani. “Semua demi keselamatan kita semua. Jangan sampai pasar ditutup gara-gara Corona,” tandas Rudy.(A Syahirul)