JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

2 Tahun Buron Pelaku Pers3tubuhan Anak di Bawah Umur di Nguntoronadi Wonogiri Berhasil Dibekuk di Rumahnya, Sementara ini Perkembangan Pengusutan Kasus Kriminal Sepanjang 2020 di Kota Gaplek

Konferensi pers di Mapolres Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah sempat buron selama sekitar dua tahun, tersangka pers3tubuhan anak di bawah umur di Kecamatan Nguntoronadi, Wonogiri, berhasil dibekuk petugas.

Fakta ini terungkap ketika Polres Wonogiri menggelar konferensi pers akhir tahun di halaman Mapolres setempat, Kamis (31/12/2020). Hadir dalam giat tersebut Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing, Kasatreskrim Iptu Ghala Rimba Doa Sirrang, dan tamu undangan lainnya.

Kapolres mengatakan jajaran Satreskrim Polres Wonogiri berhasil mengungkap kasus illegal logging, sebuah kejahatan atas kekayaan negara di wilayah Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri belum lama ini. Pelaku sebanyak 4 orang telah diamankan di Mapolres Wonogiri guna penyelidikan lebih lanjut, mereka terdiri dari pembeli, penebang, perantara dan pengangkut.

Baca Juga :  Mendadak, Tes Urine Pegawai dan Warga Binaan Lapas Wonogiri, ini Hasilnya

Keempat tersangka berhasil ditangkap di kawasan Dusun Sendang Rejo RT 4 RW 1, Desa Gondang Sari, Kecamatan Jatisrono pada 24 Desember 2020. Sementara barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu buah truck, 55 potong kayu jenis Sono Keling dan satu gergaji tangan.

“Para pelaku diancam dengan hukuman maksimal 5 tahun penjara dan menyebabkan kerugian negara sekitar 150 juta rupiah atas perbuatan illegal logging di hutan milik Perhutani,” jelas dia.

Baca Juga :  Duh, Honda Supra 125 Dibawa Kabur dari Sawah Dusun Sedran Desa Sambirejo Jatisrono Wonogiri, Pelakunya Terlibat Penipuan

Selain itu, jajaran Satreskrim berhasil menangkap Gento, seorang pria yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus pers3tubuhan anak di bawah umur. Kasus tersebut terjadi pada tahun 2018 di sebuah gubug di area persawahan di Dusun Watugupit, Desa Gebang, Kecamatan Nguntoronadi.
Korban FN (17) adalah warga Kecamatan Nguntoronadi.

Kapolres menuturkan pelaku diancam dengan pasal 81 Undang Undang Republik Indonesia Nomer 17 Tahun 2016.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua