JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kabar Terbaru, Kasus Indikasi Ketidaknetralan Oknum Kades di Ngrampal dan Bagi-Bagi Uang Tembakan Rp 20.000 Jelang Coblosan Pilkada Sragen. Bawaslu Sudah Terjunkan Tim dan Periksa Kades, Begini Kesimpulan Akhirnya!

Widodo. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sragen memastikan sudah menindaklanjuti dua informasi awal soal indikasi pelanggaran yang diterima sebelum hari H pencoblosan Pilkada Sragen.

Anggota Bawaslu Divisi Penanganan Pelanggaran, Widodo mengatakan untuk kasus dugaan pelanggaran netralitas di salah satu desa di Ngrampal, pihaknya sudah langsung menindaklanjuti dengan melakukan penelusuran bersama Panwascam dan Pengawas TPS.

Baca Juga :  Ketua DPRD Minta Pengelola BUMDes Lebih Jeli Garap Potensi. "Jangan Takut Intervensi Kades!"

Tim juga sudah memeriksa beberapa pihak seperti yang ada di video kegiatan senam di balai desa dengan atribut bergambar paslon Yuni-Suroto itu.

“Pihak-pihak yang dipandang perlu termasuk Kades yang ikut senam juga sudah kita interogasi. Intinya bahwa peristiwa itu memang benar adanya,” papar Widodo kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Jumat (11/12/2020).

Namun penanganan lebih lanjut terkendala karena tidak ada yang mau menjadi saksi.

Baca Juga :  Kronologi 2 Siswa SD Tewas Tenggelam di Waduk Sulur Sambungmacan Malam Ini. Mulanya Mandi, Sempat Naik, Tiba-tiba Pingin Mandi Lagi...

Berbagai upaya dan dorongan yang diberikan agar mau menjadi saksi, tak cukup untuk membangkitkan keberanian pihak yang mengetahui kegiatan itu.

Karena tidak ada saksi, akhirnya pleno pun memutuskan kejadian dan indikasi itu tidak memenuhi syarat formil dan materiil untuk menjadi sebuah temuan.

Halaman selanjutnya »

Halaman :  1 2 Tampilkan semua
  • Pantau berita terbaru dari GOOGLE NEWS
  • Kontak Informasi Joglosemarnews.com:
  • Redaksi :redaksi@joglosemarnews.com
  • Kontak : joglosemarnews.com@gmail.com