JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

750 Pasukan Pengamanan Digeser ke 1.231 TPS, Ada 8 Titik Rawan di Pilkada Solo

Kapolresta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak didampingi Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji memimpin apel besar di Plaza Stadion Manahan, Selasa (08/12/2020). JSNews/Prabowo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Sebanyak 750 pasukan yang terlibat pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkada Solo 2020 mulai digeser hari ini, Selasa (08/12/2020).

Sebelum itu, ratusan aparat gabungan Polri-TNI melaksanakan apel besar di Plaza Stadion Manahan yang dipimpin Kapolresta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak didampingi Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji.

“Kami lakukan penebalan penjagaan di TPS rawan. Hari ini langsung geser dan mulai identifikasi kerawanan di TPS masing-masing,” kata Ade Safri usai apel siaga.

Dia memaparkan, nantinya petugas di TPS terus berkoordinasi dengan Tim Pengurai Kerumunan (TPK) yang dibentuk Polresta Surakarta. Apabila ada kerumunan, lanjut Ade, diharapkan bisa menghubungi TPK yang bertugas secara mobile di seluruh penjuru Kota Bengawan.

Baca Juga :  Digugat Praperadilan Oleh Kuasa Hukum 'Koboy' Lukas Jayadi, Begini Jawaban Santai Kasatreskrim Polresta Solo

“Awasi dan Ingatkan secara humanis agar tidak berkerumun dan mematuhi protokol kesehatan. Kami ingin ada klaster Pilkada Solo,” paparnya.

Mantan Kapolres Karanganyar itu menuturkan ada 8 TPS yang masuk kategori rawan termasuk di TPS pasangan calon (paslon) baik Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa maupun Bagyo Wahyono-Teguh Prakosa.

Selain itu, TPS rawan juga dinilai dari persebaran covid di sekitar, potensi bencana mengingat sudah memasuki musim penghujan, hingga potensi munculnya konflik.

Baca Juga :  Tahun Ini Tak Ada Perayaan Imlek di Solo

“Tempatnya tersebar ya di lima kelurahan. Untuk delapan TPS rawan ini akan ada pengamanan ekstra dengan dijaga dua personel mencegah gangguan kamtibmas,” ujar dia.

Sementara itu, Dandim 0735/Surakarta, Letkol Inf Wiyata Sempana Aji menambahkan, pihaknya siap memback-up pengamanan bersama jajaran kepolisian.

“Selain di lapangan, kami juga menyiapkan pasukan di markas dan siap bergerak jika dibutuhkan,” tegas Wiyata. Prabowo