JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Belum Terbendung, Kasus Covid-19 di Solo Tambah 65. Total Sudah 4.660 Orang Positif Terinfeksi Virus Corona di Kota Bengawan

Ilustrasi virus corona. Pixabay

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM — Jumlah kasus positif covid-19 di Solo per Rabu (30/12/2020) sebanyak 4.660 kasus. Jumlah tersebut bertambah 65 kasus dari sehari sebelumnya.

Dari 4.660 kasus, sebanyak 3.206 orang sembuh, 978 orang menjalankan isolasi mandiri, 231 orang dirawat di RS dan 245 orang lainnya meninggal dunia.

Pemkot Solo berkolaborasi dengan Polresta Solo dan stakeholder terkait bahu membahu melakukan upaya pencegahan penyebaran covid-19 semakin meluas. Salah satunya dengan melarang kegiatan perayaan malam tahun baru 2021 mendatang.

Baca Juga :  Kasus Tabrak Lari Flyover Manahan Mencuat Lagi. Keluarga Korban Masih Penasaran Sebenarnya Ada Apa Kok Pelakunya Belum Bisa Terungkap

“Setiap bentuk kegiatan perayaan malam tahun baru 2021 dilarang. Dalam bentuk apapun, kalau terjadi kerumunan, lima orang saja akan langsung dibubarkan,” urai Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Rabu (30/12/2020).

Rudy menekankan, selain melarang berbagai macam kegiatan malam tahun baru, Pemkot juga akan langsung memberikan sanksi tegas bagi penjual terompet yang menjajakan dagangannya di wilayah Kota Solo.

Baca Juga :  Jadi Orang Pertama di Solo yang Vaksinasi Covid-19, Kapolresta: Tidak Terasa dan Kondisi Saya Saat ini, Sangat Sehat dan Sangat Bugar

“Potensi penularan covid-19 lewat terompet besar sekali. Karena prosesnya hingga jual belinya pasti dicoba dengan ditiup. Dan saya harap warga memahami hal ini, sadar akan potensi penularan lewat droplet,” tegasnya. Prihatsari