JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Berawal Dari Kardus Wadah Makanan Akhirnya Giritontro Wonogiri Akan Membangun Rest Area, Dianggarkan Pakai Dana Desa Tlogoharjo

Aksi bersih-bersih JLS Pracimantoro Wonogiri, Sabtu (29/8/2020). Dok. Kodim 0728

IMG 20200829 WA0022
Aksi bersih-bersih JLS Pracimantoro Wonogiri, Sabtu (29/8/2020). Dok. Kodim 0728

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Melihat ada potensi pendapatan yang menggiurkan, Pemerintah Desa Tlogoharjo, Kecamatan Giritontro, Wonogiri memiliki rencana membangun rest area.

Ide awalnya sangat sederhana. Yakni ditemukan banyaknya sampah kardus wadah makanan yang berserakan di tepi jalan. Wadah makanan itu merupakan sampah wisatawan yang melintas hendak ke Pacitan Jatim maupun sebaliknya.

Camat Giritontro Fredy Sasono mengatakan, pertimbangan dibangun rest area atau ampiran di Desa Tlogoharjo berawal dari mobilitas kendaraan setiap akhir pekan di sekitar Jalur Lintas Selatan (JLS) cukup tinggi. Pada Sabtu dan Minggu ratusan mobil dari luar daerah dan puluhan bus wisata melintasi jalur tersebut.

“Awalnya kami itu melihat banyak sekali sampah kardus kotak makanan yang dibuang di pinggir jalan di Desa Tlogoharjo. Kalau dilihat capnya, ada yang dari Yogya, Wonosari dan kota-kota lainnya. Nah, hal itulah yang mendasari gagasan rencana pembangunan rest area itu nanti,” beber dia, Selasa (8/12/2020).

Baca Juga :  Waspada Lur Bencana Hidrometeorologi Masih Mengancam, Ada Banjir Tanah Longsor Puting Beliung Hingga Sambaran Petir

Fredy menyakini, dengan dibangunnya rest area itu nanti dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Oleh sebab itu pihaknya sangat mendukung langkah yang diambil pemerintah desa.

Butuh waktu tiga tahun untuk kata sempurna. Namun dia yakin akan berkembang mengingat lokasinya sangat strategis.

Ditambahkan, di rest area itu kebutuhan air bersih sangat tercukupi. Sebab, tak jauh dari tempat terdapat sumur bor yang selesai pengerjaannya.

“Dengan begitu kami tidak kebagian sampah, debu dan suara bising knalpot kendaraan. Kami berharap dengan adanya pembangunan rest area dapat meningkat ekonomi masyarakat setempat,” terang dia.

Miyanto, Kades Tlogoharjo, menjelaskan, untuk pembangunan rest area ini secara bertahap. Rencana di tahun 2021 mendatang, dengan dana Rp 100 juta.

Rest area itu nantinya akan didirikan di atas tanah kas desa seluas 8000 meter. Lokasinya persis di pinggir jalan yang menghubungkan antara Wonogiri dengan Pacitan.

Pembangunan itu diharapkan bisa meningkatkan perekonomian di desa tersebut. Kades Miyanto menuturkan, rencananya rest area itu akan dilengkapi dengan MCK, musala dan juga kios-kios yang menjajakan oleh-oleh khas Wonogiri.

Baca Juga :  Mantul, Pizza Wabin Rutan Wonogiri Empuk dan Harganya Terjangkau, Dibikin Para Warga Binaan Rutan Wonogiri Sudah Bisa Dipesan Melalui Aplikasi Online Loh

“Jadi pembangunan ini bertahap. Karena kalau sekali jadi, dana desa tidak mampu. Agar langsung bisa digunakan, tahap pertama dibangun mushola dan toilet dulu,” katanya.

Untuk tahun-tahun selanjutnya, kata Miyanto, rest area bisa dikembangkan dengan menambah beberapa fasilitas di area itu. Penambahan fasilitas bisa berupa kios atau pusat jajanan, pom mini dan lain sebagainya.

Dia mengatakan, potensi pendapatan membangun rest area di kawasan JLS cukup tinggi. Karena, selama ini jalur tersebut digunakan untuk wisatawan menuju ke beberapa tempat wisata, seperti Pantai Klayar dan beberapa pantai lainnya yang masuk wilayah Pacitan.

“Selain itu di Wonogiri, tepatnya di Giritontro menjadi pertemuan dari tiga daerah, yakni Pacitan, Wonogiri dan Wonosari, Gunung Kidul, atau sering disebut dengan istilah Pawonsari,” tutur dia. Aria