JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Duh, 42 Anak di Sragen Dinyatakan Positif Idap HIV/AIDS. Nggak Nyangka Ternyata Sumber Penularannya dari Ini!

Ilustrasi anak belajar dengan gawai. pexels.com

 

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Yayasan Sehat Panguripan Sukowati melansir data hingga kini ada 42 anak pengidap HIV/AIDS di Sragen yang mendapat penanganan.

Puluhan anak dengan HIV/AIDS (ADHA) itu mayoritas ketahuan positif karena tertular dari orangtuanya.

Hal itu disampaikan Ketua Yayasan Sehat Panguripan Sukowati, Ririn Hanjar Susilowati, Selasa (22/12/2020). Ditemui saat hadir di acara Penanggulangan TBC HIV yang digelar Aisyiyah Kabupaten Sragen, Ririn mengatakan kondisi 42 anak ODHA itu secara umum dalam keadaan baik-baik saja.

Baca Juga :  Hari Lebaran Kedua, 4 Warga Sragen Kembali Meninggal Dunia dan 29 Positif Terpapar. Total Sudah 464 Warga Meninggal Dunia

Meski positif HIV/AIDS, mereka tetap bisa menjalankan aktivitas normal layaknya anak-anak pada umumnya. Hal itu karena mereka sudah mendapatkan penanganan melalui terapi ARV dan kesehatan mereka selalu terpantau.

“Kondisinya baik-baik saja. Karena setiap bulan mereka selalu kontrol di Poli dan dicheck up dokter. Kuncinya memang terapi ARV terus,” paparnya.

Ririn yang juga Pengelola Rumah Rehabilitasi Sosial ODHA dan ADHA Sragen itu menguraikan anak-anak itu selama ini tetap harus menjalani pengobatan rutin.

Baca Juga :  Nahkoda Perahu Berusia 13 Tahun dan Pemilik Warung Apung di WKO Berpotensi Jadi Tersangka Tragedi Perahu Terbalik Tewaskan 9 Orang. Simak Pelanggaran dan Pasalnya!

Mereka tinggal bersama orang tua masing-masing. Namun, ada juga beberapa anak yang tinggal di yayasan .

“Mereka secara umum kondisinya baik,” terangnya.

IMG 20201222 WA0039
Ririn Hanjar Susilowati. Foto/Wardoyo

Lebih lanjut, Ririn menguraikan mayoritas anak ODHA itu diketahui positif HIV/AIDS karena tertular dari orangtuanya.

Biasanya mereka dites dan ketahuan positif lalu baru orangtuanya menyusul dites dan positif.

“Kalau anaknya sudah kondisi jelek, dia mondok dan dites positif, baru kedua orang tuanya ikut dites. Penularan pasti mereka dari orang tua,” imbuhnya. Wardoyo