JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

FPI Sebut Enam Anggotanya Ditembak di Arah Jantung dari Jarak Dekat

rest area KM 50 Tol Jakarta Cikampek yang diduga jadi lokasi penembakan anggota FPI / tempo.co

986223 720
rest area KM 50 Tol Jakarta Cikampek yang diduga jadi lokasi penembakan anggota FPI / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Enam anggota Front Pembela Islam (FPI) yang tewas oleh tembakan polisi pada Senin (7/12/2020), diduga ditembak dari jarak dekat dengan luka identik mengarah ke jantung.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Umum FPI, Ahmad Shobri Lubis. Ia  mengatakan, terdapat lebih dari satu lubang bekas peluru di tubuh enam laskar FPI yang ditembak oleh polisi.

Bahkan, kata Shobri, bekas tembakan di tubuh keenam laskar itu berada pada lokasi yang identik.

“Tembakan terhadap para syuhada tersebut memiliki kesamaan sasaran, yaitu semua tembakan mengarah ke jantung para syuhada,” kata Ahmad Shobri dalam keterangan tertulisnya, Rabu ( 9/12/ 2020).

Baca Juga :  BPOM Ungkap Efek Samping Vaksin Covid-19 Sinovac Ringan hingga Sedang, Mulai dari Nyeri hingga Demam

Shobri menyebutkan, berdasarkan keterangan ahli yang ikut memandikan jenazah, para laskar diduga ditembak dari jarak dekat. Namun, Shobri tak menjelaskan siapa ahli yang dimaksud.

“Menurut ahli yang hadir dalam pemandian jenazah, tembakan ke arah jantung para syuhada tersebut ada yang dilakukan dari depan, bagian dada, dan ada yang dari belakang,” kata Shobri.

Ia juga mengatakan di bagian tubuh para laskar yang tewas terdapat lebam diduga bekas penyiksaan.

Enam pengawal Rizieq Shihab itu dilaporkan tewas dalam baku tembak yang terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek (Tol Japek), Karawang, Senin dinihari.

Baca Juga :  Usai Kunjungan Kerja ke Surabaya, Wakil Ketua Komisi Kesehatan DPR Positif Covid-19

Sebanyak lima dari enam jenazah kasus penembakan anggota FPI itu telah dimakamkan di lokasi pondok pesantren Megamendung pada Rabu pagi. Sementara satu jenazah lainnya dimakamkan oleh pihak keluarga.

Adapun jenazah anggota FPI yang dimakamkan oleh pihak keluarga bernama Muhammad Reza (20).

Sementara 5 jenazah yang dimakamkan di kompleks Markaz Syariah Megamendung, yakni Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21) dan Lutfi Hakim (25).

www.tempo.co