JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

Hujan Deras Melanda Bantul, Terjadi 4 Titik Gerakan Tanah dan 5 Pohon Tumbang

Ilustrasi. pexels

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Wilayah Kabupaten Bantul mengalami empat titik gerakan tanah dan lima pohon tumbang lantaran hujas deras yang mengguyur cukup lama pada Jumat (18/12/2020) sore hingga malam hari.

Semua kejadian tersebut sudah dilaporkan dan tercatat di Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bantul. 

“Data hingga pukul 24.00 WIB kemaren, (hujan) berdampak pada 5 titik pohon tumbang dan 4 titik gerakan tanah,” kata Manajer Pusdalops BPBD Bantul, Aka Luk-luk, Sabtu (19/12/2020) pagi. 

Baca Juga :  Gunung Merapi Muntah-muntah Lagi, Luncuran Awan Panas Capai 1,8 Km

Menurutnya, dampak hujan terjadi di 6 Kalurahan yang tersebar di 4 Kapanewon.

Titik pohon tumbang terlaporkan ada di kalurahan Tirtonirmolo Kretek; Wonolelo Pleret; Srimartani Piyungan; kemudian Terong dan Jatimulyo di Kapanewon Dlingo.

Sementara gerakan tanah terlaporkan ada di Bawuran Pleret satu titik, Jatimulyo Dlingo satu titik dan Srimartani Piyungan sebanyak dua titik.

Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun demikian, kata Aka, satu rumah dilaporkan mengalami rusak ringan. 

Baca Juga :  Foto Pre-Wedding di Tempat Wisata di Yogyakarta Boleh, tapi Kalau Gelar Resepsi dan Syukuran Nanti Dulu

Total estimasi dampak kerugian dari semua kejadian ditaksir mencapai ratusan ribu rupiah.

“Estimasi dari dampak kejadian adalah Rp 500.000,” terangnya. 

Terpisah, Camat Piyungan, Roy Robert, menjelaskan selain di Kalurahan Srimartani, di wilayahnya juga sempat terjadi gerakan tanah yang ada di dusun Plesedan, Kalurahan Srimulyo.

Gerakan tanah sempat menutup bahu jalan perbatasan Bantul dan Gunungkidul.

“Sudah terkondisi tadi malam,” terangnya. 

www.tribunnews.com