JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kadishutbun Karanganyar Positif Covid-19, 44 Pegawai dan Staff Dinasnya Langsung Diswab Massal. Bagaimana Hasilnya?

Ilustrasi swab test. Foto/JSnews

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dinas Kesehatan Karanganyar menyatakan sudah melakukan tracing dan swab usai Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), Siti Maesyaroh yang dinyatakan positif terpapar covid-19.

Sedikitnya 44 pegawai di lingkungan dinas itu sudah menjalani swab massal dan saat ini masih menunggu hasilnya.

Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati mengungkapkan terkait perkembangan kasus positif Covid-19 yang terjadi di Dinas Pertanian Karanganyar, pihaknya sudah melakukan tracing kontak erat.

Hasilnya, setelah dilakukan tracing terhadap empat orang yang pernah melakukan kontak langsung dengan kepala dinas.

Empat orang pegawai itu langsung dilakukan swab. Selain itu, DKK juga telah melakukan swab test terhadap 40 orang dari dinas tersebut.

Baca Juga :  2 Warga Sragen Meninggal Dunia Positif Terpapar dan Suspek. Yang Satu dari Kecamatan Tanon, Satunya dari Sambungmacan

“Sampai saat ini hasil swab test belum keluar. Kita tunggu saja hasilnya,” paparnya kemarin.

Sebelumnya, Direktur RSUD Karanganyar, Iwan Setiawan mengatakan meskipun hasil swab pertama dinyatakan positif, RSUD tetap akan melakukan swab pada Kadishutbun.

Rencana dilakukan esok mengingat hasil swab pertama dari rumah sakit lain baru diketahui hasilnya Senin (07/12/2020) kemarin.

“Mungkin Rabu esok (9/12/2020) kita swab untuk memastikan validitasnya,” paparnya, Selasa (8/12/2020).

Iwan menjelaskan Siti masuk RSUD Karanganyar pada Sabtu (5/12/2020)  dengan keluhan panas tinggi batuk sesak nafas.

Namun sebelum opname di RSUD Karanganyar, Siti Maesaroh sudah menjalani swab mandiri diluar RSUD.

Dan, hasil swab baru diketahui Senin ketahui yang bersangkutan dinyatakan positip covid.

Baca Juga :  Terima SK, CPNS di Karanganyar Ini Langsung Pingsan. Sebagian Teman-Temannya Terharu Hingga Selfi dan Pamerkan SK

“Untuk itulah RSUD Karanganyar juga akan melukukan swab guna evaluasi antara swab pertama dan swab kedua untuk mengambil tindakan selanjutnya,” ungkapnya.

Menurut Iwan, jika nantinya hasil evaluasi kedua swab baik maka bisa jadi Siti bisa menjalani isolasi mandiri dirumah alias bisa pulang.

“Kita tunggu bagaimana nanti hasil evaluasinya. Yang jelas untuk sekarang masih dirawat di ruang isolasi kamar Wijaya Kusuma RSUD Karanganyar,” lanjutnya.

Sementara hingga tadi siang, Kantor Dishutbun masih sepi karena ditutup sementara hingga Rabu esok (9/12/2020) menyesuaikan situasi.

Jika dianggap aman maka bisa segera dibuka, namun jika dianggap belum aman maka penutupan kantor Dishutbun Karanganyar bisa diperpanjang. Wardoyo