JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Miris, Rumahnya Terlalu Sempit, Warga Positif Covid-19 asal Jaten Karanganyar Terpaksa Dititipkan Isolasi di Asrama Boyolali

Ilustrasi petugas medis Puskesmas saat menjemput warga positif covid-19 untuk menjalani isolasi di Technopark. Foto/Wardoyo

 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Satu warga asal Kecamatan Jaten harus diisolasi ke Asrama Haji Donuhudan Boyolali. Isolasi dilakukan karena BLK yang rencananya akan dijadikan lokasi isolasi, belum siap untuk menampung pasien yang dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal tersebut dikatakan pelaksana tugas (Plt) Dinas Kesehatan Karanganyar, Purwanlti kepada wartawan melalui sambungaan telepon Kamis (10/12/2020).

Baca Juga :  Asyik, BST untuk 21.412 Warga Karanganyar Sudah Mulai Cair Sejak Kemarin. Yang Kelompok Risti Bantuan Langsung Diantar Tanpa Antri!

Ia mengatakan warga Jaten tersebut dirawat ke Asrama haji Donihudan karena rumah yang bersangkutan kecil dan tidak memungkinkan untuk dilkukan isolasi.

“Rumah tidak bisa dijadikan tempat isolasi karena terlalu sempit. Disisi lain BLK yang rencananya akan dijadikan tempat isolasi juga belum siap,” jelasnya.

Baca Juga :  Gawat, 32 Nakes dan Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Kerjo Karanganyar Langsung Ditutup. Kepala Puskesmas, Dokter Gigi Hingga Kepala TU Semua Tumbang!

Dikatakan Purwati, saat ini pihaknya masih melakukan koordinasi dengan instansi lain terutama yag berkaitan dengan standar operasional prosedur (SOP) penggunaan BLK tersebut sebagai ruang isolasi.

“Kita masih menghitung kebutuhan bagi warga yang nantinya akn menjalani isolasi di BLK,” terangnya. Wardoyo