JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Permintaan Plasma Konvalesen Tinggi, PMI Solo Himbau Penyintas Covid-19 Tidak Takut Donor

CEO PMI Solo, Sumartono Hadinoto. Foto: Istimewa

 

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM —Permintaan donor plasma konvalesen menunjukkan kenaikan seiring dengan meningkatnya penderita Covid-19 akhir-akhir ini. Hal itu berakibat pada mekin menipisnya stok plasma konvalesen di Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Solo.

PMI Solo harus memenuhi permintaan dan kebutuhan plasma konvalesen tersebut. Data di PMI Solo menunjukkan ada antrian untuk kebutuhan plasma konvalesen. Misalnya golongan darah A sejumlah 8, golongan darah B sejumlah 5 , dan golongan darah O sejumlah 3 dan AB sejumlah 1 kantong.

CEO PMI Surakarta, Sumartono Hadinoto, mengatakan pihaknya telah menghubungi PMI-PMI yang ada di kota besar lainnya seperti Jakarta, Semarang, Surabaya dan lainnya, namun belum cukup untuk memenuhi kebutuhan permintaan yang ada di Kota Solo.

“PMI Solo setiap hari mencari pendonor untuk plasma konvalesen, selain itu juga juga mencari produk jadi yang langsung bisa digunakan untuk para penderita Covid-19. Kita hubungi PMI di kota-kota besar lain”, tutur Sumartono.

Baca Juga :  Keris Pusaka di Angkringan Lik Gino Setiabudi Solo

Ditambahkan Sumartono, ada kemungkinan jika para penyintas Covid-19 sebenarnya sudah sadar mau mendonorkan darahnya. Hanya saja masih ada rasa trauma dan takut dalam benak mereka jika mendonorkan darahnya akan tertular kembali virus Corona.

“Masih ada anggapan di kalangan penyintas Covid-19 bahwa kalau donor bisa berpotensi tertular lagi. Ini yang harus kita beri pengertian. Sebenarnya para penyintas tidak perlu takut. Petugas PMI siap 24 jam untuk mensosialisasikan terlebih dahulu terkait dengan teknis pendonoran plasma konvalesen yang di lakukan di Kantor PMI Solo,” tambah Sumartono.

Baca Juga :  Belum Terkendali, Jumlah Kasus Positif Covid-19 Solo Jadi 7.055

Mereka yang ingin mendonorkan darahnya cukup menghubungi PMI untuk memastikan keamanan donor plasma konvalesen. “Mari kita bergotong royong dalam memenuhi kebutuhan plasma darah ini. Karena sangat dibutuhkan pasien,” kata Sumartono.

Sumartono menambahkan, sejauh ini sudah ada 135 kantong plasma konvalesen yang sudah ditranfusikan kepada pasien-pasien Covid-19. Permintaan terhadap plasma konvalesen juga terus meningkat. Bahkan statistik yang tercatat bisa berubah setiap jamnya mengingat tingginya permintaan.

“Semua tetap ada prosedurnya, untuk mendapatkan plasma konvalesen pasien harus punya surat rekomendasi dari rumah sakit. Rumah sakit mengajukan ke PMI Solo kalau PMI Solo ada kita berikan kalau belum ada kita carikan ke PMI-PMI lain,” tambah Sumartono.(A Syahirul)