SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Insiden tertukarnya jenazah dua pasien positif covid-19 di Sragen, menguak fakta mengejutkan.
Ternyata jenazah itu ketahuan tertukar setelah keluarga salah satu jenazah nekat membuka peti untuk memberikan penghormatan terakhir sebelum dimakamkan.
Data yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM , terbongkarnya jenazah salah alamat itu terjadi ketika salah satu putra dari jenazah asal Desa Gesi, Kecamatan Gesi, nekat membuka peti jenazah sebelum dimakamkan.
Entah ada firasat apa, dia nekat membuka peti dan kemudian kaget ketika melihat ternyata yang ada di dalam peti, bukan jasad bapaknya.
“Ceritanya, salah satu anak dari jenazah warga Gesi itu nekat mbuka peti untuk melihat wajah bapaknya yang terakhir kali. Istilahnya mungkin ingin memberi penghormatan terakhir. Tapi entah ada firasat apa kok nekat mbuka. Ternyata setelah dipeti dibuka dia kaget dan teriak Iki dudu bapakku (ini bukan bapakku). Langsung geger dan ternyata ketahuan kalau jenazahnya tertukar. Yang dibawa ke Gesi itu jenazah warga Purwosuman,” papar Heri (48) salah satu warga Purwosuman, Minggu (27/12/2020).
Kasus ini juga mengundang beragam pertanyaan dan spekulasi dari warga yang mendengar. Mayoritas memuji insting dari putra warga Gesi yang berani membuka peti padahal sesuai protokolnya, pasien positif covid-19 jenazahnya tidak boleh dibuka karena dari rumah sakit langsung dibawa ke makam.
“Mungkin sudah ada firasat apa gitu. Kok tiba-tiba nekat pingin buka peti jenazah dan lihat wajah bapaknya,” ujar Mun, warga Sidoharjo lainnya.

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua
Baca Juga :  Bangkitkan Memori Kejayaan Tinju Sragen, Pertina Gelar Duel Meet Versus Ngawi. Jawara MMA Tri Suwarno Unjuk Kebolehan