JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Kendaraan Boleh Melintas di Malioboro


YOGYAKARTA, COM – Selama libur natal dan tahun baru, kebijakan penutupan jalan di kawasan Malioboro dari kendaraan bermotor pada pukul 18.00-21.00, untuk sementara ditiadakan.

Langkah pembukaan tersebut ditempuh, guna mengantisipasi kerumunan wisatawan yang berlebih.

Kepala Dinas Perhubungan Kota (Dishub) Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho berharap, masyarakat dapat memaklumi, karena kebijakan diambil demi menekan sebaran Covid-19.

Apalagi, seperti diketahui bersama, kasus corona di kota pelajar beberapa hari terakhir meningkat.

“Jadi, ini demi kebaikan bersama, untuk sementara tidak ada penutupan (bagi kendaraan bermotor) ya, termasuk malam tahun baru. Terutama di Malioboro, sampai operasi Nataru selesai,” tegasnya, Jumat (25/12/2020).

Baca Juga :  Diperiksa Polisi Terkait Kasus RS Ummi Bogor, Rizieq Shihab Menolak, Ternyata Ini Sebabnya

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut mulai dilaksanakan pada 25 Desember, sampai dengan 3 Januari mendatang, atau hari terakhir libur Nataru.

Walau begitu, Kadishub mengatakan, para pelancong masih bisa menikmati kawasan Malioboro, meskipun sebatas di jalur pedestrian.

“Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan 4M. Intinya, kebijakan ini adalah untuk meminimalisir terjadinya kerumunan, demi keselamatan bersama. Perkembangan Covid-19 harus ditekan,” tegas Agus.

“Setelah tanggal 3 (Januari) situasinya normal lagi, secara bertahap kita kembalikan seperti semula. Sekarang, rambu-rambu larangan melintas untuk kendaraan bermotor itu, sementara kita tutup dulu,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Imam Bukhori menambahkan, meski Malioboro kini tidak lagi terutup bagi kendaraan bermotor, penerapan jalan searah, atau giratori, di sirip-siripnya tetap berlaku.

Baca Juga :  Pemerintah Telah Kucurkan Rp 29,4 T  kepada 12,4 Juta Pekerja Sampai Akhir 2020 untuk Subsidi Gaji

Harapannya, lalin selama Nataru mampu mengalir.

“Kita harus mengantisipasi, jangan sampai ada kerumunan yang sangat banyak di Malioboro. Terutama, kita antisipasi untuk malam tahun barunya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama ini penerapan larangan melintas bagi kendaraan bermotor di kawasan Malioboro sebenarnya telah berjalan baik.

Akan tetapi, selama libur Nataru ini, memang dibutuhkan kebijakan khusus, karena semakin banyak wisatawan yang datang mengunjunginya.

“Semoga ini berhasil ya, semua berjalan lancar, tidak terjadi kerumunan warga masyarakat. Sebab, di masa pandemi ini kan ngeri juga,” jelas Kasatlantas.

www.tribunnews.com