JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Terus Meledak Tambah 56 Positif dan 5 Meninggal,  Kasus Covid-19 Karanganyar Meroket Jadi 1.604 Hari Ini. Jumlah Warga Meninggal Terus Melonjak Jadi 213 Orang

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang isolasi RSUD Sragen. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar terus menunjukkan tren peningkatan. Hingga Jumat (4/12/2020) siang ini, jumlah kasus warga covid-19 di Bumi Intanpari sudah meroket mencapai 1.604 orang atau bertambah 56 dari sehari sebelumnya.

Tidak hanya itu, jumlah pasien suspek di Karanganyar juga terus menanjak dengan tren warga meninggal juga makin bertambah.

Fakta itu terungkap dari data update covid-19 yang dirilis oleh website resmi Pemkab Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis hingga Jumat (4/12/2020) siang, jumlah kasus positif covid-19 sudah mencapai angka 1.604 orang.

Baca Juga :  Rame-Rame PPKM Diperpanjang, Bupati Karanganyar: Kalau Masing-masing Tidak Disiplin, Sampai Kapan pun Pandemi Takkan Berakhir!

Dari jumlah kasus itu, 383 orang masih dirawat, 1125 sembuh dan 96 meninggal dunia.

Kemudian untuk kategori suspek covid-19 juga bertambah mencapai angka 2.827 pasien.

Dari jumlah itu, 2535 orang dinyatakan selesai pantauan, 134 orang masih dirawat dan 58 orang meninggal dunia.

Sementara, hingga hari ini jumlah warga yang meninggal dunia terkait covid-19 tercatat sudah melesat mencapai 213 orang atau tambah 5 orang dalam sehari terakhir. Tiga orang meninggal positif dan 2 orang berstatus probable.

Rinciannya 96 warga meninggal dengan status positif covid-19, 58 warga meninggal dengan status suspek covid-19 dan 59 warga meninggal dalam status probabel.

Baca Juga :  Berikut Daftar 13 Warga Sragen Positif Terpapar dan Meninggal Dunia Hari Ini. Sragen Kota, Masaran dan Gondang Lagi-Lagi Mendominasi

Atas fakta itu, Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono dalam beberapa kesempatan selalu mengingatkan agar masyarakat menaati aturan dan menerapkan protokol kesehatan.

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya juga terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seolah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo